Sriwijayatoday.com, PALI , -Kabar memilukan menimpa para peserta seleksi Paskibraka tahun 2026 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Di tengah perjuangan mereka mengikuti tahapan seleksi yang menguras tenaga, musibah justru datang saat sebagian peserta tengah beristirahat.
Sebanyak delapan unit handphone milik peserta dilaporkan hilang, diduga dicuri saat mereka tertidur lelap di sebuah rumah kos di kawasan Talang Pipa, Kecamatan Talang Ubi, pada Selasa (21/04/2026) dini hari.
Kosan yang ditempati para peserta diketahui merupakan rumah panggung berbahan papan, yang diduga memudahkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Kejadian berlangsung begitu cepat dan tanpa disadari para korban.
Salah satu korban, Marpin, mengungkapkan bahwa saat peristiwa terjadi, seluruh penghuni kos tengah tertidur pulas akibat kelelahan setelah menjalani aktivitas seleksi yang padat.
“Diduga pelaku masuk melalui kaca depan kosan. Kami semua sedang tertidur, jadi tidak ada yang curiga,” ujarnya.
Aksi pencurian ini baru terungkap ketika salah satu peserta terbangun sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, pelaku diduga sedang berusaha keluar setelah berhasil menggasak sejumlah handphone milik korban.
“Sempat ada yang melihat pelaku saat menutup pintu dan hendak kabur. Tapi karena kondisi masih gelap dan suasana panik, pelaku berhasil melarikan diri,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian yang cukup besar. Mereka pun berencana segera melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan menangkap pelaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para penghuni kos atau tempat tinggal sementara, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Memastikan pintu dan jendela terkunci rapat, serta menjaga keamanan lingkungan, menjadi langkah sederhana namun krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang, terutama di waktu-waktu rawan seperti dini hari.









