RajaBackLink.com

Home / Nusantara

Senin, 28 Maret 2022 - 09:55 WIB

TNI AL dan Masyarakat Papua Berduka

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Jakarta, 27 Maret 2022,– TNI Angkatan Laut dan masyarakat Papua berduka akibat gangguan keamanan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) Kodap III Ndugama yang melakukan serangan Satuan Tugas (Satgas) Muara dan Pesisir (Mupe) Korps Marinir TNI AL di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kab. Nduga, Papua. Sabtu (26/3).

Kronologis peristiwa, pada hari Sabtu Tgl 26 Maret 2022 pukul 17.40 WIT, KSTP Nduga pimpinan Egianus Kogoya (Pangkodap III Ndugama) telah melakukan serangan terhadap Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yonif 3 Mar Pasmar 2 dengan menggunakan GLM (Grenade Launcher Module)/Pelontar Granat dari dua arah, yaitu dari arah belakang Pasar dan dari arah sungai Alguru.

Mendapat serangan, seluruh personel Satgas yang berjumlah 35 orang pada pukul 17.52 WIT membalas dengan tembakan dan melakukan pengejaran terhadap KSTP. Selanjutnya pukul 18.00 WIT Dansatgas memerintahkan 2 Tim Trisula dipimpin Wadandenpursus Kapten Mar Ari Mahendra dan 1 Tim Waltis dipimpin Letda Mar Pujo Pratikno berangkat mengadakan bantuan ke Pos Quary Bawah menggunakan kendaraan 1 truk dan 2 KIA.

Akibat serangan tersebut, dua personel meninggal dunia, dua kritis dan enam luka ringan. Adapun mereka yang menjadi korban adalah Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here meninggal dunia, Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman luka berat/kritis, serta enam luka ringan atas nama Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra. Rencana evakuasi korban akan dilaksanakan secepatnya menggunakan heli ke Timika, menyesuaikan cuaca.

Motif penyerangan masih didalami. Sementara informasi yang didapatkan GLM yang digunakan untuk menyerang diduga diambil dari Satgas Yonif 700, sedangkan munisi GLM adalah rampasan dari Satgas Yonif 330.

Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yonif 3 Marinir Pasmar 2 berkekuatan 35 personel, berlokasi kurang lebih 1 km dari Polres Nduga, dan 2 km dari Koramil Nduga. Selama ini Pos Quary Bawah tdk memiliki permasalahan dgn masyarakat di sekitar Pos. Bahkan kegiatan mereka aktif melakukan bakti sosial, seperti menggelar mobil sehat, mobil pintar, lomba-lomba, kegiatan adat dan kegiatan agama.

Atas kejadian ini TNI Angkatan Laut dan masyarakat Papua berduka akibat gugurnya 2 prajurit Marinir TNI AL terbaik yang selalu dekat dan membantu masyarakat sekitarnya. Kehangatan hubungan yang harmonis di masyarakat Nduga saat ini terganggu dengan situasi ini.

Selanjutnya sebagai ungkapan bela sungkawa, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan seluruh Jajaran TNI AL mengibarkan bendera 1/2 tiang selama 3 hari berturut-turut mulai Senin 28 Maret 2022 dan melaksanakan sholat ghoib/berdoa bersama dipimpin paroh sesuai agama masing-masing.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Berita ini 53 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nusantara

Danbrigif Para Raider 17 Kostrad Dampingi Kasad Tinjau Drop Zone (DZ) Pada Latihan Penerjunan gabungan TNI AD dan U.S ARMY

Nusantara

PPKM Darurat, Sekat Perbatasan Pondok Gede Bekasi-Cipayung Jakarta Timur

Nusantara

Serka Ruslan Bersama Bintara Otsus Dan Mitra Jaya Bantu Serta Pantau Pelaksanaan Vaksinasi

Nusantara

Wujudkan Kesehatan Warga, Koramil 04 Pulogadung Kolaborasi Dengan Food Station Gelar Vaksinasi

Nusantara

Upacara Penutupan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0505/JT

Nusantara

Antisipasi Gangguan Keamanan dan Sosialisasi Distancing Tiga Pilar Tambora Gelar Patroli Wilayah

Nusantara

Gubernur Sulawesi Tengah,H. Rusdy Mastura mendapat penghargaan Dan 5 Kehormatan dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia

Nusantara

Sambut HUT ke-76 RI, Satgas Yonarmed 6 Kostrad Persiapkan Tim Paskibra