RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Kamis, 2 Januari 2025 - 15:00 WIB

Tokocrypto Optimis Hadapi Pertumbuhan Industri Kripto di Tahun 2025

Redaksi - Penulis Berita

Jakarta, 2 Januari 2025 – Tokocrypto, salah satu pemain utama di industri aset kripto Indonesia, menyambut baik pencapaian positif yang diraih sepanjang 2024. Dengan regulasi yang semakin matang dan dukungan pemerintah terhadap ekonomi digital, Tokocrypto optimis terhadap prospek pertumbuhan industri ini pada tahun 2025.

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, menegaskan bahwa aset kripto semakin diminati oleh masyarakat Indonesia sebagai alternatif investasi yang inovatif dan potensial.

“Kami melihat pertumbuhan signifikan ini sebagai sinyal positif dari kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto sebagai pilihan investasi dan perdagangan. Namun, kami juga sepakat bahwa literasi dan edukasi menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem yang sehat dan berkelanjutan,” kata Iqbal.

Pertumbuhan Transaksi Kripto di Tokocrypto

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal. Sumber: Tokocrypto.

Iqbal mengungkapkan bahwa transaksi perdagangan kripto di Tokocrypto sepanjang 2024 menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari Januari hingga November 2024, total volume perdagangan mencapai lebih dari $8 miliar (sekitar Rp 130 triliun), meningkat tajam dibandingkan dengan $2,8 miliar pada periode yang sama di tahun 2023. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan sekitar 180% year-on-year (YoY).

Berdasarkan data Bappebti, volume transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang Januari hingga November 2024 mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu Rp556,53 triliun. Kontribusi Tokocrypto dalam pasar ini patut diapresiasi, dengan lebih dari 23% total transaksi berasal dari platform tersebut. Hal ini menunjukkan peran penting Tokocrypto dalam mendorong pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.

“Kenaikan yang sangat signifikan ini mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap platform kami, ditambah dengan inovasi produk yang mendorong aktivitas perdagangan. Kami optimis tren positif ini akan terus berlanjut, seiring upaya kami dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan memperkenalkan fitur-fitur baru yang relevan dengan kebutuhan pasar,” jelas Iqbal.

Masa Depan Cerah Industri Kripto di Indonesia

Ilustrasi platform Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Dengan pertumbuhan transaksi yang mengesankan dan regulasi yang terus diperkuat, masa depan industri kripto di Indonesia terlihat sangat cerah. Para pelaku industri kripto di Tanah Air optimistis nilai transaksi aset kripto akan terus meningkat pada 2025.

“Proyeksi transaksi kripto di tahun 2025 sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk perkembangan pasar, regulasi, serta adopsi teknologi blockchain dan aset kripto yang terus meningkat. Kami optimis bahwa akan ada peningkatan signifikan dalam partisipasi pengguna, baik dari individu maupun institusi, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan potensi investasi di aset digital,” pungkas Iqbal.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirancang, Tokocrypto berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendukung perkembangan ekosistem kripto di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkokoh posisi aset kripto sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan keuangan digital di Indonesia.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Harga Emas Meroket, Emas Digital Berbasis Aset Kripto Mulai Dilirik Investor?

Ekonomi

Mobil Bekas Impian Kini Mudah Digapai Bersama BRI Finance

Ekonomi

Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

Ekonomi

Jam Session Vol. 6: Nyanyi Bareng Sore Band di Grand Galaxy Park Bekasi

Ekonomi

Gebrakan untuk Gen Z Indonesia, BINUS UNIVERSITY Siapkan Kejutan Bagi Dunia Pendidikan

Ekonomi

Wartawan Cilik Menyusuri Energi Bersih di Grha Pertamina

Ekonomi

LIBURAN SEKOLAH MAKIN SERU DI MALL @ ALAM SUTERA, AKTIVITAS MENARIK UNTUK KELUARGA

Ekonomi

Terra Drone Mengadakan Demonstrasi Penerbangan Multi-Drone Berbasis UTM Pertama di Indonesia: Membuka Jalan untuk Operasi Drone yang Lebih Aman dan Terukur di Seluruh Asia Tenggara