RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah / Ekonomi / Headline

Kamis, 18 November 2021 - 23:13 WIB

Waaahh!!! Harga LPG 3kg Capai Harga Rp30.000,- Pertabung.

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Muara Enim — Sebagian masyarakat mengeluhkan langkanya pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di beberapa kecamatan di Kabupaten Muara Enim . Tak hanya kecamatan , sejumlah desa – desa lain pun ikut alami kelangkaan gas elpiji.

Padahal pada saat sidak kemaren Bupati yang didampingi oleh Kepala Disperindag Kabupaten Muara Enim, Syarifuddin, S.Sos., M.Si., pada saat mengingatkan, kepada para pelaku usaha rumah makan, restoran dan hotel untuk tidak mengunakan LPG 3 kg dikarenakan hal tersebut diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera. Lebih lanjut dirinyapun tegaskan kepada pangkalan atau agen untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan masyarakat banyak, seperti mengirimkan langsung elpiji 3 Kg ke rumah makan besar ataupun restoran. Dan apabila hal tersebut terbukti benar adanya maka Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan memberikan sanksi tegas baik kepada agen maupun beberapa pangkalan serta rumah makan dan restoran tersebut.

Juga Bupati Dr H Nasrun Umar (HNU) juga menjelaskan kepada masyarakat bahwa dirinya akan terus berupaya menangani kelangkaan atau masih kurangnya ketersediaan gas elpiji khususnya bagi masyarakat kelas bawah. Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati telah berkoordinasi dengan PT. Pertamina Gas Domestik Regional II di Palembang dan telah menyurati Kementerian ESDM untuk kembali menambah kuota. Bupati juga menginstruksikan Disperindag Kabupaten Muara Enim untuk terus mengontrol dan mengevaluasi pemasaran agen maupun pangkalan sehingga pendistribusian merata dan tepat sasaran.

Salah satu pemilik agen gas di Kabupaten Muara Enim , di kota Muara Enim mengatakan kelangkaan gas ini dikarenakan lambatnya pengiriman pasokan dari penyalur gas.

Jadi saat stok kita habis belum ada stok tambahan,” kata Jaya kepada Awak media,Kamis (18/11).

Dia menegaskan keterlambatan pengiriman tersebut membuat pasokan agen-agen menjadi berkurang. Sehingga, banyak masyarakat yang mengira terjadi kelangkaan elpiji.

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Tungkal Kecamatan Muaraenim sempat di bincang i Awak media pada Kamis (18/11) Cici (50) turut merasakan kelangkaan gas elpiji. Dengan adanya hal ini, maka dia harus mencari agen gas di tempat lain.

“Gas elpiji langka. Susah nyarinya sudah sekitar seminggu yang lalu sulit di dapatkan bahkan kalau ada harga berkisaran Rp 30.000. Jadi musti nyari ke tempat lain mau tak mau kita harus beli harga yang mahal ,” kata cici .

Meski begitu, Cici mengaku kelangkaan ini tidak menimbulkan resah dan memasak terhambat bagi kami ibu rumah tangga terhadap melangkahkan ini. “Tidak alami kerugian, cuma menghambat saja kan kita jadi kesulitan,, kami berharap untuk bapak Bupati Muara Enim di tindak tegas apa bila terbukti ada pangkalan Gas Lpg nakal ” cetusnya.

(Mirzan Fajri).

Berita ini 262 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Polda Sulsel Sigap Tangani Kasus Penembakan Pengacara di Kab. Bone

Headline

Bupati Way Kanan Apresiasi DWP Gelar Pelatihan Ecoprint Sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan

Aceh Timur

Ulama kharismatik Aceh Abu Wahab Keude Dua Peusijuk Paslon Bupati Aceh Timur Ridwan Abubakar-Muhammad “Rahmad”

Ekonomi

Dukung Talenta Muda Digital, KAI Daop 8 Surabaya Gelar Esports Mobile Legends Tournament 2025

Headline

Koramil 06/Setiabudi Bagikan 2.000 Masker Dari Kodam Jaya

Daerah

Forum Komunikasi Pekerja Makam Jakarta ( FKPMJ ) Menggelar Rapat Kerja Pertama kalinya Pasca Deklarasi

Ekonomi

Jeanny, Alumni Hotel Management BINUS University, Sukses Mendirikan Ichisan Ramen

Ekonomi

Peran Customer Relationship Management dan Tugas Customer Service