RajaBackLink.com

Home / Sosial Budaya

Senin, 3 November 2025 - 07:19 WIB

“Warga Kecewa: Festival Candi Bumiayu Tak Lagi di Kawasan Candi Seutuhnya”

Kabiro Pali - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com, PALI, – Setelah beberapa kali sukses menyelenggarakan Festival Candi Bumiayu di kawasan situs bersejarah Candi Bumiayu, tahun ini Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memutuskan menggelar festival candi Bumiayu di Stadion Gelora November Pendopo, dan percandian Bumiayu, Keputusan ini menimbulkan tanda tanya dan kekecewaan di kalangan masyarakat Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya atas perubahan lokasi tersebut.

“Kenapa tahun 2025 festival Candi Bumiayu dilaksanakan di Gelora 10 November Pendopo, bukan dilaksanakan seutuhnya di kawasan Candi Bumiayu seperti tahun-tahun sebelumnya?” ujarnya dengan nada kecewa, Minggu (2/11/2025).

Ia menilai, pemindahan lokasi justru mengurangi nilai historis dan semangat pelestarian budaya yang menjadi ruh utama festival ini.

Festival Candi Bumiayu Tahun 2023 digelar pada 18–20 Oktober 2023 di kawasan Percandian Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Acara ini mengusung misi pelestarian cagar budaya dan menampilkan beragam pertunjukan seni, termasuk teaterikal bertema sejarah Candi Bumiayu.

Selanjutnya, pada Mei 2024, festival edisi kedua kembali digelar di lokasi yang sama, mengangkat tema “Melestarikan Cagar Budaya Melalui Kesenian Tradisional untuk Ketahanan Budaya.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan berhasil mempersatukan masyarakat serta generasi muda PALI dalam semangat kebudayaan lokal.

Namun, berdasarkan poster yang beredar, Festival Candi Bumiayu tahun 2025 akan dilaksanakan di Stadion Gelora November Pendopo dan percandian Bumiayu, pada 21–24 November 2025. Poster tersebut juga tidak menampilkan ikon arca atau ornamen khas Candi Bumiayu seperti sebelumnya, sehingga menambah rasa kecewa warga sekitar kawasan candi.

“Seharusnya festival Candi Bumiayu tetap dilaksanakan seutuhnya di kawasan Candi Bumiayu, agar masyarakat sekaligus wisatawan bisa mengenal dan mencintai peninggalan sejarah kita sendiri,” keluh warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Novita Febrianti, S.T., M.T., belum memberikan keterangan resmi terkait alasan perubahan lokasi pelaksanaan festival tahun ini.

Masyarakat berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten PALI dapat kembali menyelenggarakan Festival Candi Bumiayu di kawasan aslinya, agar semangat pelestarian budaya dan nilai sejarah Candi Bumiayu tetap terjaga dan menjadi kebanggaan bersama. (Nde)

Berita ini 114 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Demi Menjaga Prokes, Istiqlal Tiadakan Sahur dan Buka Bersama

Hukum & Kriminal

Technician Education Can Fuel Financial Success

Headline

HAUL SATU TAHUN ALMARHUMMAH RENI IVO LESTARI BINTI AGUS TA’AD, CBBS BERI SANTUNAN ANAK-ANAK YATIM.

Aceh

Komponen Masyarakat dan Mahasiswa Laporkan Akun Tiktok Bermuatan Unsur Pornoaksi, Haji Uma Beri Dukungan

Berita Sumatera

Bangunan Tugu Nasional Indonesia Kota Muara Enim Menuai kritik. Baca Ulasan Lengkapnya Disini.

Aceh Timur

Lebaran H-3, Kapolres Bersama Bupati Aceh Timur Tinjau Pospam dan Posyan

Aceh

Kafilah Aceh Timur Cabang Tilawah Putri Tampil Prima di Arena Utama

Headline

Bujang Gadis Kampus. Begini Kata Rektor Universitas Sjakhyakirti