RajaBackLink.com

Home / Headline

Kamis, 23 April 2026 - 12:39 WIB

Sumber Daya Alam Dijarah, Warga Jadi Korban, Pemerintah OKU Timur Hanya Diam

Redaksi - Penulis Berita

OKU Timur – Aktivitas tambang batu split atau batu pecah di Desa Lengot, Desa Tumi Jaya dan Desa Kembang Jayapura, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, terus dikeluhkan warga.

Hingga saat ini, warga mengaku masih terganggu dengan suara ledakan dinamit dan debu yang ditimbul dari pemecahan batu di kawasan tersebut.

Ironisnya, belum ada upaya penertiban atau solusi nyata dari pihak Pemerintah Kabupaten OKU Timur. Hal ini, membuat salah satu tokoh masyarakat Martapura, Ihsan Efendi, angkat bicara.

Ihsan mengaku, dalam beberapa pekan ini, ia sudah beberapa kali mengecek aktivitas tambang batu pecah di Desa Lengot dan Tumi Jaya.

“Saya sudah beberapa kali masuk dan mengeceknya, ternyata aktivitas pecah batu masih beroperasi, bahkan bertambah marak. Warga juga masih mengeluhkan getaran dari ledakan dinamit yang digunakan untuk memecah batu.

Rumah-rumah warga ada yang sudah retak, tapi belum ada upaya penertiban dari pemerintah setempat,” ungkapnya, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, hampir sebagian besar pemilik usaha tambang dan pabrik berasal dari luar daerah OKU Timur.

“Orang dari luar yang mengeruk SDA di OKU Timur, masyarakat jadi korban. Sementara pemerintah kita hanya jadi penonton,” ucapnya cetus.

Dia berharap, semua pihak pemerintah mulai dari OKU Timur, Provinsi Sumsel hingga kementerian serta Aparat Penegak Hukum (APH), dapat bertindak tegas dengan melakukan penertiban atau penutupan terhadap tambang-tambang yang menyalahi aturan.

“Jangan terkesan ada pembiaran, setelah banyak masyarakat yang jadi korban menjerit baru mau bertindak,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Timur, Feri H mengungkapkan hal yang sama. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena tidak memiliki kewenangan baik terhadap AMDAL maupun fungsi pengawasan.


“Kami tidak ada apa-apa, hanya jadi penonton. Semua izin di DLH Provinsi Sumsel. Izin AMDAL juga di DLH provinsi, kami hanya sebatas memeriksa saja dan tidak bisa apa-apa. Fungsi pengawasan juga tidak ada,” keluhannya.

Bahkan, ketika ditanya data mengenai jumlah tambang atau pabrik batu split di kedua desa tersebut, Feri mengaku tidak tahu secara pasti.

“Saya tidak tahu jumlahnya, tapi yang pasti jumlahnya puluhan,” katanya seraya menyarankan untuk mengkonfirmasi ke pihak DLH Provinsi Sumsel.

Berita ini 3 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Pengumuman Acara Mappaccing Nur Ainun Nisa dan Fasha Nur Fauzan

Daerah

Tanah Masjid Nurul Falah Bekasi Dipersoalkan,Irjen Pol(pur) H Anton Charliyan Bilang Begini

Headline

Satgas Pangan Polres Takalar Bekerjasama Dinas Perdagangan Takalar Gelar Operasi Pasar 

Aceh

Cegah Penyebaran Covid-19, Dua Lokasi Akan di Sekat Besok di Aceh Timur

Headline

Breaking News : BNN Bersama Bea dan Cukai Berhasil Gagalkan Pengiriman Ribuan Gram Pil Ekstasi

Headline

Pimpin Lat Pra Operasi Lilin 2021, Ini Arahan Kapolres Takalar yang Disampaikan kepada Personel 

Headline

Polwan Polres Gowa Laksanakan Pengamanan Masjid Saat Shalat Jumat di Kecamatan Somba Opu Personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Gowa melaksanakan pengamanan di sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, saat pelaksanaan Shalat Jumat, Jum’at (18/10/2024). Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah di masjid-masjid tersebut. Selain menjaga keamanan di masjid, Polwan Polres Gowa juga melaksanakan tugas penjagaan di Rumah Jabatan (Rujab) Kapolres Gowa serta di area Mapolres Gowa. Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Gowa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Gowa, khususnya pada waktu-waktu yang penting seperti saat pelaksanaan Shalat Jumat. Kapolres Gowa, AKBP R.T.S Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K., menyatakan bahwa keterlibatan Polwan dalam kegiatan pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. “Polwan kami diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman, serta menjaga titik-titik penting lainnya di wilayah hukum Polres Gowa,” jelas Kapolres. Kegiatan pengamanan ini berlangsung dengan lancar, dan situasi di sekitar masjid serta lokasi-lokasi strategis lainnya terpantau kondusif sepanjang pelaksanaan Shalat Jumat. Humas Polres Gowa

Daerah

Pembangunan Drainase di Jalan Ir. Sutami Diduga Proyek Siluman Asal Jadi