RajaBackLink.com

Home / Narkoba

Jumat, 10 September 2021 - 08:30 WIB

Publik Figur dan Jeratan Narkoba,Jihan : Efeknya Bisa Penyimpangan Perilaku

Bagas - Penulis Berita

Masyarakat lagi-lagi dihebohkan dengan penangkapan artis yang juga publik figur dunia hiburan,terkait penyalahgunaan Narkoba.

POLRI dalam berbagai pernyataannya telah menyampaikan bahwa mengambil langkah tindakan tegas tidak pandang bulu terhadap siapapun terkait kejahatan Narkoba,sekalipun artis ataupun publik figur.

Seperti informasi baru-baru ini pihak kepolisian menangkap publik figur dari kalangan dunia hiburan komedi,komika Coki Pardede.
Menjadi fenomenal lantaran diduga adanya perilaku yang menyimpang akibat dari penyalahgunaan Narkoba.

Selaku penggiat sosial ketua umum DPP LANA (Lembaga Anti Narkoba dan AIDS) yang juga berprofesi sebagai Advokat,Hj.Jihan Azka Savitrie SH,MH pun ikut menanggapi seputar peristiwa tersebut.
Jihan berpandangan bahwa penyalahgunaan Narkoba tentu dapat berakibat merusak fungsi normal otak,termasuk salah satunya perilaku menyimpang.
Seperti apa yang dialami oleh komika Coki Pardede,memasukan cairan sabu ke lobang anus atau dubur dengan cara disuntik.

Dorongan untuk melakukan sesuatu yang menimbulkan efek lebih diluar ke normalan merupakan bahaya dari pengaruh Narkoba.
Lanjut dikatakan Jihan,dalam dunia medis istilah memasukan obat ke lobang anus disebut metode rektal.
Metode ini mampu membuat kinerja atau pengaruh obat lebih responsif,karena langsung menyebar melalui aliran darah dan tanpa melalui proses pencernaan normal.

Penyalahgunaan Narkoba melalui metode rektal lebih berbahaya,yaitu resiko over dosis (OD) yang lebih tinggi.
Lantaran zat Narkoba yang masuk lewat anus/dubur langsung disaring oleh hati (liver),hasilnya proses penyaringan lebih cepat dan efek Narkoba juga jadi lebih instan.
Istilah pergaulannya yaitu ngefly,menimbulkan efek relax yang tinggi dengan tempo sebentar dan disitulah letak bahayanya.

Mendambakan perasaan ngefly yang tinggi berakibat zat Narkoba menumpuk didalam tubuh,jadilah ketagihan dan keinginan terus menerus untuk menambah dosis.
Memasukan Narkoba melalui anus/dubur lebih berbahaya meningkatkan resiko infeksi melalui jarum suntik yang tidak steril,dan berbagai kerusakan jaringan pencernaan atau juga penyakit anorektal.

Itulah mengapa metode memasukan Narkoba melalui anus atau dubur (rektal) lebih berbahaya dan beresiko overdosis ekstrim dibanding metode lainnya,pungkas Jihan. (Dan)

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

BREAKING NEWS : Operasi Gabungan, BNN dan Polri Kerahkan 500 Personel Sisir Kawasan Kampung Ambon

Headline

BREAKING NEWS : BNN bersama Bea dan Cukai Berhasil Membongkar Praktik Laboratorium Gelap Narkotika di Wilayah Gianyar

Berita Polisi

BREAKING NEWS : Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat Ringkus Pengedar Narkotika Jaringan Lintas Daerah

Berita Polisi

BREAKING NEWS : Korupsi Pengelolaan Keuangan Desa, Mantan Kades Darmo Kasih Terancam Pidana 20 Tahun Penjara

Narkoba

TOLAK ISRAEL PIALA DUNIA U-20 DAN TUTUP MUSEUM HOLOCAUST

Aceh

3 Terduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu Bersama 32 Bungkus Barang Bukti Diamankan BNN

Berita Polisi

BREAKING NEWS : Polri Gagalkan Penyelendupan 30 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

Berita Sumatera

Lima Dari Delapan Orang Pelaku Pungli Di Wilayah Hukum Polres Muara Enim. Terindikasi Positif Menggunakan Narkoba.