RajaBackLink.com

Home / Headline

Sabtu, 18 Juni 2022 - 22:58 WIB

“Tokoh Masyarakat Muara Enim, Minta Pemkab Segera Evaluasi IUP PT.BSEE”

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Muara Enim Sumatera Selatan – Pertambangan mineral dan batubara (minerba) merupakan kegiatan ekstraksi yang mengolah sumber daya alam tidak terbarukan berupa tambang dari perut bumi. Bahan tambang ini banyak dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan manusia. Bisnis pertambangan memerlukan teknologi tinggi dan modal investasi besar.

Peran pertambangan dalam pembangunan nasional merupakan sumber penerimaan negara dan devisa (misi sektoral). Secara sektoral, sebagai sektor primer, pertambangan memberikan kontribusi dan memiliki peran penting bagi perekonomian dan pembangunan nasional. Di samping itu, pertambangan memiliki peran/misi kewilayahan, yaitu meningkatkan perekonomian daerah, membuka daerah-daerah baru, memperkecil kesenjangan kemajuan antar daerah, memperluas kesempatan kerja dan berusaha, serta pengembangan masyarakat sekitar tambang.

Oleh karena itu, upaya pemanfaatan sumber daya minerba bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat akan mencakup optimalisasi pemanfaatan kedua peran tersebut secara proporsional, berimbang dan berkelanjutan disesuaikan dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional. Terlalu berorientasi secara sektoral akan menyebabkan timbulnya permasalahan ekonomi dan ketimpangan sosial di daerah, sedangkan terlalu berorientasi terhadap misi kewilayahan akan menimbulkan berkurangnya daya tarik investasi di sektor ini.

Akan tetapi berbanding terbalik dengan PT.BSEE yang mana tidak menjadikan misi kewilayahan sebagai acuan kerja yang harus dilakukan oleh Perusahaan penambangan batubara. Berperan aktif berkontribusi dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah dan percepatan perekonomian daerah, dalam hal upaya mensejahterakan serta memakmurkan rakyat .

Dikatakan Ludy Juliansyah, S.P., selaku Tokoh masyarakat Kabupaten Muara Enim. ” PT. BSEE yang mengelola IUP operasional Perseroan seluas 12.880 hektare di wilayah Kabupaten Muara Enim sejak tahun 2008 silam hingga sekarang belum sama sekali memberikan Kontribusinya terhadap Kabupaten Muara Enim guna menunjang PAD Kabupaten Muara Enim. Kata Ludy

Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk mengevaluasi kembali IUP daripada PT.BSEE., yang diduga tidak dapat memberikan manfaat dan kontribusi terhadap PAD Kabupaten Muara Enim. Kami berharap Pemerintah daerah merespon harapan kami ini, kalau Pemerintah daerah tidak respon. Minggu depan kami akan melakukan aksi damai kekantor DPRD untuk menggugat dan menyampaikan aspirasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim”. Terang Ludy kepada wartawan Sabtu, 18 Juni 2022.

“Hingga berita ini diterbitkan tim Sriwijayatoday.com masih mengkonfirmasi pihak-pihak terkait”.

(Dadang Hariansyah)

Berita ini 385 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Peringatan Hari Infanteri Ke 74. ini Kata Kasdam II Sriwijaya.

Headline

Korkab P3MD Aceh Timur Minta Dana Kesehatan Tidak Direcofusing

Headline

Kedatangan Panglima Baru Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen Totok Imam Disambut Dengan Adat Bugis-Makassar*

Headline

Persidi Idi Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Periode 2022-2026, Ini Syaratnya !

Headline

Tiga Pilar Kamtibmas Bersinergi Memantau Jalannya Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Di Wilayahnya

Headline

Pangdam XIV/Hsn Sambut Kedatangan Kasau Di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin

Headline

Pangdam Hasanuddin Hadiri HJB ke-692*

Berita Polisi

Empat Orang Pemuda di Desa Segayam Gelumbang, Ditangkap Polisi!