RajaBackLink.com

Home / Headline

Rabu, 13 Juli 2022 - 23:27 WIB

DPD Partai Golkar Muara Enim Terancam Batal Ikut Pemilu Mendatang

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Muara Enim – Terkait masalah pemilihan ketua DPD partai Golkar Muara Enim, komisaris kecamatan (Komcat) yang telah berubah nama menjadi pimpinan Kecamatan sebanyak 18 dari 22 Kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim menolak tegas Musda untuk ketua DPD Partai Golkar yang baru dan kembalikan lagi ke ketua yang lama.

Hal tersebut dikatakan oleh Derajat Kurniawan selaku Pimpinan Kecamatan Partai Golkar di Gunung Megang, pada waktu musda pemilihan Ersangkut menjadi ketua, suara dirinya dianggap tidak sah, lantaran ada ketika kepercayaan dalam kepemimpinan Ersangkut karena Sekjen DPD Partai mengundurkan diri.
“Waktu saat musda, ada tiga calon, yaitu Ersangkut, Aminnullah dan Hardiono, karena Gunung megang kosong, jadi saya ditunjuk mengadakan musyawarah cabang (muscab) untuk menglengkapi Musda. Karena tidak mencukupi 30%, saya di pinta untuk membantu Ersangkut dan Ersangkut saat itu menang secara aklamasi menjadi ketua DPD Partai Golkar Muara Enim,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Derajat Kurniawan, kedepan para pimpinan Kecamatan menolak Musda pemilihan ketua DPD Partai Golkar yang baru dan meminta kembalikan lagi ketua DPD partai Golkar yang lama Ersangkut.
“Dari 22 pimpinan Kecamatan, hanya 4 kecamatan yang tidak mendukung Ersangkut,” tegasnya.

Ditambah juga oleh Komisaris Kecamatan (Komcat) Empat Petulai Dangku Herson, para pimpinan Kecamatan DPD Partai Golkar Muara Enim atau yang kerap disebut Komcat itu adalah yang memiliki hak suara untuk terpilihnya ketua itu atas suara dari komcat. Selain komcat 22 orang, ada juga yang memiliki suara yiatu 5 AMPG dan 1 Soksi, jadi totalnya ada 28 yang mempunyai hak suara.
“Pada intinya, kami 18 Komcat ini mengharapkan Musda nanti dibatalkan dan dikembalikan lagi kepada ketua lama yaitu Ersangkut,” tegasnya.

Terpisah, Simpatisan DPD Partai Golkar Muara Enim berinisial AT menyatakan sikapnya kecewa berat atas polemik yang terjadi pada DPD Partai Golkar Muara Enim, jika hal ini terus berkembang dapat mempengaruhi Pak Erlangga yang akan menuju RI 1 serta mencoreng nama besar Partai Golkar itu sendiri. Bahkan, menurut kacamata dirinya, kalau masalah ini tidak segera terselesaikan DPD Partai Golkar Muara Enim terancam batal ikut Pemilu 2024 mendatang.
“Polemik yang terjadi di DPD Partai Golkar Muara Enim sangat memperhatikan, apalagi sampai Komcat kecewa. Maka dari itu, meminta kepada DPP Partai Golkar Provinsi Sumsel dan DPP RI untuk segera mungkin mensikapi dan menyelesaikan permasalah yang terjadi pada DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim,” pintanya. Rabu, (13/7/2022).
(Mirzan Fajri)

Berita ini 188 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Wakapolres Gowa Tinjau Kegiatan Vaksin di Kantor Camat Somba Opu Gowa

Headline

Peduli bencana Banteng Komando Koramil 1408-08/MKS Salurkan bantuan.

Headline

Satgas Antimafia Bola Polri Kembali Tetapkan 2 Tersangka Pengaturan Skor di Liga 2

Headline

Sinergitas TNI-Polri Jaga Kamtibmas di Desa Binaan Melalui Sambang dan PatroliĀ 

Headline

Dewan Pimpinan Pusat Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan

Headline

Kapolri di Rakornas Forkopimda: Beri Pendampingan Penggunaan Anggaran ke Pemda Hingga Kawal InflasiĀ 

Headline

HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir Di Setiap Wilayah

Aceh Timur

Semifinal Piala DPR ACEH Berakhir Sama Kuat, Lantas Tiket Grand Final Milik Siapa ?