RajaBackLink.com

Home / Headline

Minggu, 31 Maret 2024 - 10:52 WIB

Halangi Tugas Seorang Wartawan, Oknum Security Hotel Claro Terancam Undang-Undang Pers*

MUHAMMAD YUSUF HADING ( SULSEL ) - Penulis Berita

SRIWIJAYATODAY.COM // MAKASSAR-SULSEL, Seorang Wartawan di Makassar merasa sangat kecewa terhadap ulah oknum Security Hotel Claro  yang melarang wartawan  untuk menjalankan tugas juralistik untuk meliput kegiatan yang digelar di hotel tesebut. Sabtu (30/3/2024).

 

Hotel Claro merupakan salah satu hotel ternama yang ada di Kota Makassar, yang selama ini telah banyak para pengusaha besar dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan baik dari Pemkot ataupun berbagai pihak lainnya.

 

Mirisnya, pihak manajemen hotel melalui Sekuritinya telah menunjukkan sikap tak terpuji atau kurang bersahabat dengan insan pers di Makassar.

 

Hal tersebut terbukti dengan adanya larangan atau menghalangi tugas jurnalistik, sehingga sejumlah wartawan merasa telah direndahkan profesi dan martabat sebagai jurnalistik yang bertugas sebagai kontrol sosial.

 

Salah seorang fotografer berinisial AK (51 yang berada di acara buka puasa bersama dan Syukuran atas terpilihnya H Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil mengatakan, itu sekuriti hotel Claro kurang ajar sekali karena menghalang-halangi wartawan PEDOMANRAKYAT.co.id untuk mengambil gambar.

 

“Sekuriti tersebut dapat dikenakan pidana sebagaimana di atur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,” jelas AK.

 

Sementara wartawan pedomanrakyat.co.id Andha mengutarakan, saya dihalangi ambil gambar sementara saya ada undangan untuk meliput kegiatan tersebut.

 

“Itu sekuriti hotel Claro setiap saya mau ambil gambar dia halangi terus kemana pun saya mengarahkan kamera dia selalu halangi ka,” ujarnya dengan logat Makassar yang kental.

 

Kesal wartawan yang berperawakan brewok tersebut, tidak hanya disitu saja, sekuriti itu juga menginjak kaki saya dan bahasa tubuh dari sekuriti yang berperawakan tua dan bungkuk itu seakan menyuruh saya untuk pergi menjauh dari lokasi tersebut.

 

“Diketahui beberapa oknum sekuriti di Hotel Claro itu juga sering mengikuti narasumber hingga ke parkiran, dengan bahasa tubuh seakan meminta sesuatu kepada narasumber,” timpal Andha.

 

Selanjutnya, saya meminta kepada manajemen hotel Claro untuk memberikan evaluasi terhadap oknum sekuriti tua dan bungkuk itu, wartawan itu mempunyai tugas untuk mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan untuk selanjutnya diinformasikan kepada khalayak.

 

“Saya ini wartawan asli, mau memberitakan peristiwa syukuran tersebut, saya bukan abal-abal,” tandas wartawan pedomanrakyat.co.id Andha.(And)

Berita ini 93 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

17 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi Tiga Pilar Yang Menyasar Jalan Kalianyar Tambora

Headline

Aster Kasdam XIV/Hsn Menghadiri Event Gajah Mada Run 2024

Headline

Cipta Kondisi, TNI-Polri Gelar Apel Gabungan dan Patroli Bersama

Headline

Pangdam Hasanuddin Launching Ramadhan Rumah Infak Tahun 2022*

Headline

Kami Ucapkan Selamat Bersidang Kepada Hakim MK, Untuk Melahirkan “ANAK” yang Bernama Keadilan

Headline

DPD AKPERSI Nias Gelar Audiensi ke Pengadilan Negeri Nias

Headline

Kapolda Sulsel Lantik Bintara Polri Gelombang II T.A. 2024*

Headline

Polres Takalar Kawal Pergeseran Kotak Suara dari PPK ke Gudang Logistik KPU