RajaBackLink.com

Home / Headline / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Selasa, 4 Mei 2021 - 09:19 WIB

Alvin Lim LQ Indonesia Kembali Dilaporkan Mantan Client, Kali Ini Dugaan Penipuan Dan Mencatut Nama Kapolda

Bagas - Penulis Berita

JAKARTA – Advokat Alvin Lim kembali dilaporkan nasabah Fikasa ke Polda Metro Jaya. Alvin bersama Phioruci Pangkaraya dan Hamdani yang tergabung dalam LQ Indonesia Law Firm, dipolisikan terkait dugaan kasus penipuan bilyet 60 nasabah senilai Rp80 miliar yang dilakukan dengan mencatut nama Kapolda dan Irwasda Polda Metro Jaya.

Laporan nasabah disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya Senin (3/5/2021) malam lengkap dengan sejumlah barang bukti.

Alvin Lim bersama Phioruci Pangkaraya, kekasihnya dan juga advokat Hamdani dilaporkan atas tuduhan pidana penipuan pasal 378 KUHP.

Kepada awak media, AC nsabah Fikasa mengatakan, bahwa Alvin Lim telah membuat janji palsu kepada nasabah yang disampaikan melalui pesan chat di group nasabah Fikasa. “Alvin menyampaikan pesan lewat group bahwa akan digelar SP3 dengan bantuan Kapolda dan Irwasda Polda Metro Jaya,” ujar AC kepada awak media di Polda Metro Jaya, Senin (3/5/2021).

Karena ada janji manis Alvin itu, kata AC nasabah jadi percaya dan menyerahkan bilyetnya untuk segera diproses kerjasamanya. “Tapi setelah lama nasabah menunggu tidak ada realisasi sama sekali terhadap realisasi yang dijanjikan Alvin,” ungkat AC.

Bahkan, lanjut AC, upaya nasabah untuk mencari tahu perkembangan atas proses yang dijanjikan Alvin Lim, malah ditanggapinya dengan sinis. “Ketika kita minta Pak Alvin malah menyangkal sudah menandatangani surat kuasa di awal. Oleh sebab itu, sekarang nasabah mencabut kuasa dari pak Alvin dan meminta bilyet yang aslinya untuk dikembalikan kepada nasabah,” terang AC.

Alvin Lim saat menjual nama Kapolda


Nasabah AC menyebutkan bahwa Alvin Lim dari LQ Indonesia Lawfirm tidak punya itikad baik dan lari dari tanggung jawab atas apa yang dijanjikannya kepada nasabah. “Terakhir kali kita kirim (bilyet) itu ke pak Alvin. Kita gak tau lagi apakah sekarang ditangan pak Alvin atau pak Alvin sudah memberikan ke pihak Fikasa. Jadi jadi dua-duanya kita somasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif Para Raider 432 Kostrad Hadiri Acara Buka Puasa Bersama

“Tapi dari pihak Fikasa sudah mengirim jawaban kalau dari pihak Fikasa itu belum menerima bilyet asli sama sekali, jadi kemaren kita meminta ke pihak pak Alvin untuk mengembalikan bilyet kita,” sambung AC.

AC berharap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran turun tangan membantu nasib para nasabah yang sudah lama menunggu adanya perdamaian atas kasus ini. “Kami selalu dipermainkan dengan janji-janji palsu. Bilyet asli milik kita supaya dikembalikan, kita mohon agar kasus hukumnya segera cepat diproses,” pintanya.

AC juga berharap agar kedepan kasus-kasus semacam ini tidak terjadi lagi. Terutama terkait adanya kuasa hukum yang mencatut nama Kapolda dengan maksud mengambil keuntungan sendiri. “Sampai nama Kapolda dicatut,  itu kan tidak pantas, nasabah hanya jadi korban dijanji-janji, tapi ternyata realisasinya tidak ada,” sesal AC.

Karena itu pula, Ia mendesak agar kasus dugaan penipuan  yang dilakukan Alvin Lim segera diusut sesuai perbuatannya. “Kami minta segera diproses secara hukum dan bilyet asli kami segera dikembalikan ke nasabah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemuda Remaja Masjid Maradekaya ( PREMAM ) Menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK )

Rekam Jejak Alvin Lim

Pendiri LQ Indonesia Law Firm Alvin Lim dikenal sebagai sosok kontroversi yang mengundang perhatian publik. Namun terdapat banyak rekam jejak buruk yang menghantui karir nya.

Pada tahun 2008 Alvin Lim tersandung kasus penculikan anak yaitu Kate Victoria Lim yang baru berusia 1,3 tahun. Hal ini merupakan hal yang keji mengingat Bayi yang masih menyusui merupakan hak ibu kandung nya namun dirampas begitu saja oleh Alvin Lim dengan dibantu oleh beberapa oknum.

Berbarengan dengan kasus penculikan anak, Alvin Lim juga merupakan tersangka kasus penipuan investasi sebagai direktur utama PT Bumi Inti Persada. Alvin Lim mengiming-imingi korban dengan keuntungan sebesar 1-4% tiap bulannya. Akibat aksinya ini korban mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah.

Lalu pada tahun 2018 Alvin Lim ditahan bersama 3 orang lain atas dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen. Alvin Lim ditahan akibat laporan dari PT Allianz Life Indonesia.

Berlanjut ke tahun 2020, Alvin Lim kembali dilaporkan oleh Raja Sapta Oktohari terkait pencemaran nama baik. Kasus ini masih berjalan di Polda Metro Jaya dan sudah masuk tahap penyidikan.

Kemudian pada tahun 2021, Alvin Lim bersama kekasihnya Phioruci Pangkaraya beserta pengacara yang tergabung dalam LQ Indonesia Law Firm kembali dipolisikan akibat adanya dugaan penggelapan bilyet nasabah senilai 80 miliar. (N)

Berita ini 888 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Sumatera

Jajaran Satres Narkoba Polres Lahat, Bekuk Tersangka Jaringan Peredaran Narkotika.

Headline

Pangdam Hasanuddin Berikan Kuliah Umum Di Kampus UIN Alauddin Makassar*

Headline

Tinjau Vaksinasi Serentak se-Indonesia, Kapolri Ingatkan Syarat Wajib Laksanakan PTM 100 Persen 

Headline

Akibat Jembatan Terputus, Polisi dan Pemdes serta Masyarakat di Gowa Bangun Jembatan Sementara

Headline

Sat Lantas Polres Takalar Berikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Di SMA Negeri 1 Takalar

Headline

Pastikan Tak Ada Lonjakan Covid 19 Pasca-Nataru, Kapolri Terjun Langsung Cek Prokes di Tempat Wisata

Berita Sumatera

Kapolres Muara Enim Resmikan Posko Percontohan PPKM Berskala Mikro

Headline

Fakta Persidangan: Mantan Sekretaris MA Nurhadi Tidak Bersalah