Sriwijayatoday.com, PALI — Polsek Tanah Abang melakukan pengecekan lokasi evakuasi sementara warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pascabanjir akibat luapan Sungai Lematang, Sabtu (7/2/2026).
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. memimpin langsung monitoring di SD Negeri Desa Curup, yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pengungsian. Hasilnya, seluruh warga terdampak telah kembali ke rumah masing-masing.
Sebanyak 22 Kepala Keluarga dengan 54 jiwa dipastikan sudah meninggalkan lokasi pengungsian setelah debit air berangsur surut dan tidak lagi menggenangi permukiman warga. Kegiatan pengecekan berlangsung hingga pukul 17.50 WIB dalam kondisi aman dan kondusif.
Pemantauan di 11 desa wilayah Kecamatan Tanah Abang juga menunjukkan debit air Sungai Lematang terus menurun, sehingga aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, aparat kepolisian tetap siaga mengantisipasi kemungkinan kenaikan air.
AKP Arzuan menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan monitoring wilayah rawan banjir sesuai arahan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., guna memastikan keselamatan masyarakat dan kesiapan evakuasi jika diperlukan.
Polsek Tanah Abang mengimbau warga di bantaran Sungai Lematang tetap waspada, terutama saat hujan deras di wilayah hulu. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat terus diperkuat demi menjaga keamanan dan meminimalkan risiko bencana.









