RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah / Headline / Hukum & Kriminal / Nasional / Peristiwa

Jumat, 7 Maret 2025 - 19:23 WIB

BREAKING NEWS : Tiga Tersangka Kasus Korupsi Penerbitan Sertifikat Tanah Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Ditahan di Rutan Klas IA Khusus Palembang

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Palembang, Sriwijayatoday.com – Tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi Penjualan Aset Yayasan Batang Hari Sembilan berupa sebidang tanah seluas 3.646 M2 yang beralamat di Jalan Mayor Ruslan Palembang. Jumat sore, ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas IA Palembang. Jumat, (07/03/2025).

Ketiga tersangka tersebut, ditahan selama dua puluh hari kedepan terhitung dari tanggal 07 Maret 2025 sampai dengan tanggal 26 Maret 2025. Menurut Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H., setelah dilaksanakan Tahap II, ‘Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti’ proses penanganan perkara tersebut, secara resmi beralih ke Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Palembang.

” Tersangka USG selaku Penjual Aset, HRB mantan Sekretaris Daerah Kota Palembang Tahun 2016, dan YHR mantan Kepala Seksi Survei Pengukuran dan Pemetaan Badan Pertanahan Kota Palembang Tahun 2016, hari ini dititipkan ke Rutan Klas IA Khusus Palembang,” terangnya dalam keterangan tertulis.

Belakangan diketahui, bahwa modus operandi yang dilakukan para tersangka mengenai prosedur penerbitan sertifikat yang tidak sesuai ketentuan. Para tersangka diduga telah memanipulasi data objek dengan membuat surat keterangan identitas palsu.

Karena perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan melanggar Primair Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana, Subsidair Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Setelah dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti dari tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Palembang, selanjutnya JPU Kejaksaan Negeri Palembang akan mempersiapkan surat dakwaan.

“JPU akan mempersiapkan surat dakwaan dan kelengkapan berkas perkara untuk pelimpahan perkara ke Pengadilan Negeri Palembang Klas IA Khusus,” imbuhnya.

Editor: Redaksi Sriwijaya TodaySumber: https://sriwijayatoday.com

Berita ini 321 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Sumatera

Pembangunan jalan penghubung antar desa Trimulyo budilestari diduga proyek siluman dan dikerjakan asal asalan.

Headline

*Pangdam XIV/Hsn : Bantu Pemda Kerja Integratif Nyata Di Lapangan Atasi Laju Inflasi dan Dampak El Nino*

Headline

Libur Tahun Baru, Polres Takalar Tingkatkan Patroli di Tempat Wisata

Daerah

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SMP NEGERI 1 RUMBIA KABUPATEN JENEPONTO BELANGSUNG AMAN DAN LANCAR.

Headline

Bara Baraya Utara Bersama Maccini Parang Kembali Mengadakan Patroli.

Headline

Sambang Bhabinkamtibmas, Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Headline

Empat Sekolah di Kota Bekasi Belum Pertanggungjawabkan Belanja BOSP Sesuai Ketentuan

Berita Sumatera

Maryani Anggota DPRD Kabupaten OKI Kembali Menggelar Kunjungan Dalam Reses l Masa Sidang l Tahun 2023-2024 Guna Menyerap Aspirasi Masyarakat.