RajaBackLink.com

Home / Aceh Timur / Opini / Organisasi

Jumat, 28 Mei 2021 - 15:50 WIB

GAMS ACEH MINTA PRESIDEN BERIKAN BEASISWA UNTUK PELAJAR DI PALESTINA KE INDONESIA

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Aceh Timur Gerakan Aneuk Muda Sosial atau yang lazimnya disebut GAMS Aceh, meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk memberikan peluang Beasiswa kepada masyarakat khususnya kalangan pelajar yang di Palestina ke Indonesia, ungkap ketua GAMS Aceh Riski Maulizar kepada Wartawan Sriwijayatoday.com.

 

Menurutnya, bicara konflik Israel Palestina ini merupakan suatu peristiwa dunia yang mempunyai banyak sisi pandangan oleh banyak pihak baik itu dari sisi agraria, sisi agama, dan bahkan pandangan pandangan yang memang belum mampu untuk kita jangkau berbagai sudut pandang ini.

 

Namun dengan kejadian konflik yang telah terjadi puluhan tahun itu mempunyai sisi Multiplayer effect yang merugikan banyak hal baik itu potensi pelanggaran HAM, lumpuhnya ekonomi, peradaban sosial budaya juga pendidikan serta banyak hal lainnya.

 

Merujuk kepada sejarah di masa penjajahan, Indonesia juga pernah mengalami hal yang sama meskipun dengan perbedaan cerita, era dan nuansa, yang namun dampak sisi pendidikan sangat lah strategis yang di alami pada masa itu.

 

Pendidikan merupakan suatu Fondasi utama dalam membangun sebuah Bangsa dan Negara, namun apabila tidak banyak yang milirik kepada soalan ini maka sangat mempengaruhi untuk terjadinya pembodohan pada generasi muda di Palestina

 

Oleh karna nya kami meminta kepada Presiden RI agar Point’ ini menjadi pertimbangan bersama dengan kementerian terkait agar memberi peluang kepada Pelajar Palestina untuk mendapat Beasiswa di Indonesia.

 

Karna kita tahu selama ini Indonesia sangat gencar mendukung Palestina dan juga memberi banyak bantuan-bantuan sosial, kesehatan dan juga lainnya, namun memberi mereka bantuan pendidikan juga tak terlepas daripada bentuk peduli kemanusiaan kita kepada Palestina, ucap Riski.

Seterusnya Riski juga berpesan” kami harap konflik itu segara berakhir, karena kita tidak ingin melihat tumpah darah dimanapun itu dan semua manusia bisa berkehidupan dengan selayaknya, tutup Riski. (Saiful amr)

Berita ini 422 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

“Wajib” Makzulkan Jokowi dan “Fatwa Jihad” Melawan Rezim KKN

Aceh

Ini Harapan Kapolres Aceh Timur Saat Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua HMI Cabang Aceh Timur

Aceh

Sekdis dan Ketua MMKS SMP Lepas Keberangkatan Siswa GSI Aceh Timur Menuju Provinsi

Aceh

Takziah, Kapolsek Peureulak Barat Ikut Mengantarkan Jenazah ke Pemakaman

Aceh

Pj Gubernur Aceh Buka POPDA Aceh XVII di Aceh Timur

Aceh

Kapolsek Darul Ihsan Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada Korban Kebakaran

Aceh

Setelah penetapan Paslon dan Nomor Urut, Firman Dandy – Abati Aramiyah segera kukuhkan Tim Pemenangan 

Aceh

Kerahkan Anggota, Kapolres Aceh Timur Bangun Asrama Santriwati