RajaBackLink.com

Home / ADV / Advetorial

Minggu, 30 April 2023 - 18:40 WIB

Hj. Ratu Ageng Rekawati KD.SE.ME. Calon Gubernur Banten Dan Ribuan Warga : Hadiri Gebrag Ngadu Bedug di Alun Alun Pndeglang.

Bagas - Penulis Berita

Pandeglang,”Sriwijayatoday.Com.-

 

 

 

Dalam rangka melestarikan seni budaya di momentum hari kemenangan, Keluarga Besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Peguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) berkolaborasi dengan Lembaga kebudayaan Pandeglang menggelar Festival perlombaan Gebrak Ngadu Bedug.

 

Acara tersebut digelar selama tiga hari, dari Jumat hingga minggu 30 April, di Alun-alun Pandeglang. Jumat, (28/04/2023).

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP PJBN Abah KH. Tb. Sangadiah, MA., Ketua Harian DPP PJBN, Hj. Ratu Ageng Rekawati., Panglima Komando DPP PJBN Rd. Arya Banda Yudha., Pj Gubernur Banten Al Muktabar., Kapolda Banten yang diwakili oleh Dirtahti Polda Banten AKBP Dr. H. Agus Rasyid, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang Neneng Nuraeni, dan ribuan masyarakat Pandeglang.

 

Sebanyak 15 kampung di Kabupaten Pandeglang mengikuti festival Lomba Gebrak Ngadu Bedug, untuk memperebutkan piala bergilir Sanga Cup.

 

“Alhamdulillah acara pembukaan Festival Perlombaan Gebrak Ngadu Bedug berjalan dengan lancar, semoga dengan adanya acara ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Pandeglang, khususnya bagi para pelestari seni budaya,” Kata Ketua Harian DPP PJBN, Hj, Ratu Ageng Rekawati.

 

“Karena Seni budaya warisan peninggalan sejarah dari leluhur kita ini mesti kita jaga bersama-sama, kita lestarikan bersama-sama,

jangan sampai ada yang punah,” Tambahnya.

 

“Acara Ngadu Bedug ini juga di meriahkan dengan sejumlah atraksi debus, dan pertunjukan dari tarian seni budaya yang hampir punah, yaitu kuda lumping atau biasa disebut jaran kepang, karena kuda lumping atau jaran kepang ini sudah lama sekali tidak di lestarikan kembali, maka dari pada itu mari kita bersama-sama menjaga warisan sejarah seni budaya dari para leluhur kita,” Ujarnya

 

Sementara, Bunda Ratu Anita menyampaikan bahwa Ngadu Bedug ini merupakan kali pertama diadakan oleh Abah KH Tb Sangadiah, yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan menghidupkan kembali tradisi peninggalan dari leluhur.

 

“Kompetisi Gebrag Ngadu Bedug ini bisa mempersatukan antar kampung, dan menimalisir konflik antar kampung, selain mengangkat sejarah budaya tradisi khususnya di Pandeglang,” jelas Bunda Ratu Anita.

 

Ditempat Yang Berbeda Raden Arya Banda Yudha Ceritakan ” Betapa Bangganya Kami Sebagai Masyarakat Dan Lahir Sebagai Putra/i Peribumi Banten Dengan Beragam Peradaban Serta Budaya , Memiliki Leluhur Yang Unggul Dan Kuat Kokoh Dalam Menjaga Dan Mempertahankan Tanah Banten Kala Itu , Tidak Bisa Kompromi dalam Penjajahan diatas bumi Pertiwi, untuk itu kita sebagai Generasi Penerus Wajib Menghidupkan Tradisi Baik Kekompakan, Gotong Royong, Toleransi serta kepedulian tinggi pada sesama , menjadi manusia yang Berakhlakul Karimah berilmu serta dapat bermanfaat untuk sesama, tutup nya.

(OD/Red)

Berita ini 221 kali dibaca

Share :

Baca Juga

ADV

Kadin Prov. Banten Berbagai : Mengisi Bulan Suci Ramadhan Yang Penuh Berkah

ADV

PJ Gubernur Al Muktabar Buka Kompetisi Kecakapan Pemadam Kebakaran Provinsi Banten

ADV

Wakil Direktur POSKOHU Sebut PJ Gubernur Banten Pribadi Yang Deket Dan Respon Terhadap Masyarakat

ADV

Pemerintah Kota Serang Peringati May Day : Terus Dorong Kesejahteraan Untuk Buruh Kota Serang

ADV

Jalan Tirtayasa Rangkasbitung, Di Tutup : Akan Di Bangun Kontruksi Beton

ADV

Perbeda’an Penetapan Awal Ramadhan Dan Idul Fitri 1444 H : Adalah Rahmatan, Berkah Dan Indah

ADV

Sosialisasi & Launching Kampung Moderasi Beragama, Walikota Serang Ungkap : Toleransi Umat Beragama Di Kota Serang Sudah Terjalin Dari 400 Tahun Lalu

ADV

PJ Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Wapres KH Ma’aruf Amin Meninjau PT Singapura Fresh Green Makmur