Home / Daerah

Kamis, 16 Juni 2022 - 18:42 WIB

Jelang Idul Adha OKI Siaga PMK  

SriwijayaToday.Com | OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan secara serius melalukan upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang bersifat menular pada hewan ternak sekaligus

melakukan penyuluhan untuk memantau dan menangani Penyakit Mata dan Kuku pada hewan ternak, bertempat di Pasar Hewan Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI.

Upaya pencegahan ini membutuhkan komitmen para pedagang ternak terutama menjelang Idul Adha tahun ini, para pedagang harus disiplin memahami dan safety merawat hewan ternak serta diberikan obat dan vitamin, hewan ternak di OKI aman, sehat dengan kualitas sangat baik untuk dikonsumsi”, ujar Ir. Imlan Kairum, M.SI Kepala DISBUNNAK OKI. Kamis,(16/06/2022).

Lebih lanjut, Imlan menjelaskan penyakit Mata dan Kuku (PMK) ini menyerang hewan ternak yang berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing  dan domba.

Penyakit Mata dan Kuku ini menyebar dengan cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, tanda hewan yang tertular antara lain demam tinggi, hipersalivasi, sebagian ada lepuh dilidah dan rongga mulut, pincang, luka pada kaki dan lepasnya kuku pada sapi yang menular sangat cepat dalam satu kawanan kandang”, imbuhnya.

Pasar hewan Tugu Jaya Lempuing dipilih menjadi lokasi pengecekan karena merupakan pasar hewan terbesar di Kabupaten OKI dengan 7800 ekor sapi.

Pembentukan gugus tugas untuk pengawasan hewan ternak khususnya di Pasar Hewan Tugu Jaya, kita berharap tidak ada yang terjangkit penyakit mata dan kuku ini. Mari kita jaga wilayah kita”, Imlan mengakhiri

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin, S.Pd., MM., M.Pd mengatakan begitu ada virus PMK ini langsung memberikan intruksi membentuk satgas agar tidak begitu cepat menyebar. Satgas yang terkait antara lain Dandim 0402 OKI, Polres, dan OPD terkait. “Kami menyarankan, mudah-mudahan pendemi PMK ini dengan kita bergotong royong akan teratasi dengan baik.” tandasnya

Gugus tugas tersebut merupakan instruksi langsung dari H. Herman Deru, S.H., M.M kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Khususnya, saat penyakit mulut dan kuku muncul di beberapa daerah.

Ruzuan Efendi, MM selaku kepala DKPP Sumsel mengakatan “Kami dari Pemerintah Provinsi memapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh kabupaten oki, bahwa kita harus mematuhi aturan agar semua hewan ternak selalu sehat dan pandemi PMK ini terhindari bahkan teratasi.”

(Arief)

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Sumatera

Dukung Kreativitas WBP Lapas MuaraEnim Dengan Membeli Serta Promosikan produk Hasil Karya WBP

Aceh

Pemkab Aceh Timur Launching Vaksinasi Booster

Daerah

Ketua PMI Melawi Hj. Nurbetty Eka Mulyastri Panji Kembali Berikan Tali Asih Kepada Sarah Aulia Bayi Penderita Kanker Darah Asal Menukung

Aceh

Puluhan Anak Yatim di Krueng Raya Dapat Bantuan Sosial Dari Wakapolda Aceh

Daerah

Desa Srikaton Masuk Lima Besar Lomba Desa

Aceh

HRD : Kunker Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Pengembangan Bandara dan Pembangunan Jalur KA

Aceh

Kehadiran Bupati Rocky Saat Banjir Memberikan Semagat Bagi Warga Birem Bayeun

Daerah

Maju Dalam Kompetisi Pilkades Jeruju Besar Sungai Kakap Serentak 2021, Napiah No Urut 2 Utamakan Musyawarah dan Kemufakatan