Sriwijayatoday.com, MUBA – Jembatan Sungai Dua di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) yang seharusnya masih dalam tahap pemeliharaan justru sudah mengalami kerusakan. Proyek yang dikabarkan menelan anggaran miliaran rupiah ini justru mengecewakan warga, yang menilai pengerjaannya asal-asalan.
Hal ini disampaikan oleh AZ (40), seorang warga setempat, saat ditemui pada Sabtu (15/03/2025). Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Sungai Dua dan sekitarnya. Namun, kondisinya yang rusak menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan.
Warga Pertanyakan Kualitas dan Anggaran Proyek
Warga berharap Pemerintah Kabupaten MUBA, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera menangani perbaikan jembatan ini dengan maksimal agar bisa digunakan dengan aman dan tahan lama.
“Kami ingin perbaikan dilakukan dengan baik, bukan hanya sekadar tambal sulam yang nantinya cepat rusak lagi. Jangan sampai anggaran rakyat terus-terusan terbuang sia-sia,” tegas AZ.
Sebelumnya, warga Kecamatan Sungai Keruh sempat melaporkan kondisi jembatan ini, namun tak mendapat respons dari pihak kontraktor. Akibat kurangnya pengawasan dalam pengerjaan proyek, kondisi jembatan kini semakin mengkhawatirkan.
Kini, warga mempertanyakan beberapa hal kepada Dinas PUPR MUBA:
Kapan perbaikan jembatan ini akan benar-benar diselesaikan?
Apakah pemerintah sudah mengalokasikan anggaran tambahan untuk perbaikan?
Bagaimana solusi bagi warga yang masih harus melintasi jembatan ini selama perbaikan berlangsung?
Kontraktor: Sulit Menutup Jalan Saat Perbaikan
Di sisi lain, pihak kontraktor yang dihubungi via WhatsApp mengklaim bahwa perbaikan masih berlangsung. Namun, mereka menghadapi kendala dalam menutup akses
jalan selama proses tersebut.
“Kami sebenarnya sudah mencoba menutup jalan untuk perbaikan, tapi warga setempat menolak karena akses ini sangat dibutuhkan. Akibatnya, pekerjaan menjadi lebih sulit,” ujar perwakilan kontraktor, melalui pesan singkat WhatsApp nya,
Meski demikian, masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar jembatan dapat diperbaiki dengan baik dan tidak menjadi beban berkepanjangan. Kejelasan dari pemerintah dan kontraktor sangat dinantikan demi keselamatan serta kelancaran mobilitas warga Desa Sungai Dua dan sekitarnya. (Ypn/tim)









