RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Rabu, 23 April 2025 - 15:42 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Gaungkan Semangat Keberlanjutan di Hari Bumi 2025 Lewat Aksi Nyata dan Inovasi

Redaksi - Penulis Berita

Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025 yang jatuh pada 22 April, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terwujudnya transportasi yang berkelanjutan. Sejalan dengan tema Hari Bumi tahun ini, Kekuatan Kita, Planet Kita, KAI Daop 8 Surabaya mengambil peran aktif sebagai bagian dari solusi keberlanjutan melalui berbagai program dan inovasi ramah lingkungan.

Tema tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi global dalam melindungi bumi. KAI Daop 8 menjawab seruan ini dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam berbagai aspek operasional, seperti efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah, serta pemanfaatan teknologi hijau sebagai wujud nyata perlindungan lingkungan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa KAI tidak hanya berkomitmen memberikan layanan transportasi yang andal, tetapi juga ingin menjadi pelopor dalam menciptakan moda transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.

“Semangat Kekuatan Kita, Planet Kita mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga bumi. Kereta api adalah moda yang lebih ramah lingkungan dibandingkan moda lainnya, dan hal ini menjadi kekuatan kami dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik yang berkelanjutan,” ujar Luqman.

Image

Sebagai langkah konkret, KAI Daop 8 telah menghadirkan sejumlah program ramah lingkungan, antara lain penyediaan Water Station di berbagai stasiun untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Inisiatif ini mendorong pelanggan untuk membawa botol minum isi ulang sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan.

Di sisi teknologi, KAI Daop 8 juga mengimplementasikan sistem Face Recognition pada proses boarding penumpang. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, tetapi juga mengurangi penggunaan tiket kertas sehingga membantu menekan produksi limbah.

Untuk mendukung transisi energi bersih, KAI Daop 8 telah memasang panel surya di berbagai fasilitas operasional, termasuk Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Malang, Stasiun Wonokromo, Stasiun Bojonegoro, serta Kantor Daerah Operasi 8 Surabaya. Penggunaan energi surya ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, menurunkan emisi karbon, serta menciptakan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang.

Selain itu, program penanaman pohon di area stasiun dan jalur rel terus digencarkan, disertai dengan kampanye edukasi lingkungan hidup kepada pelanggan dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kampanye digital.

Image

“Kami percaya bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Melalui momentum Hari Bumi ini, kami ingin terus menginspirasi masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga bumi kita melalui aksi-aksi kecil yang berdampak besar,” tambah Luqman.

Melalui peringatan Hari Bumi 2025 ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau, inovatif, dan berkelanjutan melalui moda transportasi kereta api. Karena kekuatan kita adalah untuk planet kita.

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Port Academy Sukses Selenggarakan Diklat TKBM di Kuala Semboja, Siapkan SDM Unggul

Ekonomi

PTPP Perkuat Tata Kelola dan Transparansi untuk Jaga Kepercayaan Investor dan Mitra Bisnis

Ekonomi

KAI Daop 8 Surabaya Tegaskan Larangan Aktivitas Masyarakat di Jalur Rel Demi Keselamatan Bersama

Ekonomi

Krakatau Steel dan Pemkot Cilegon Perkuat Sinergi Infrastruktur Logistik Dorong Akselerasi Investasi

Ekonomi

Bukan Sekadar Instalasi: Inilah Pentingnya Memilih Partner Resmi Accurate Berpengalaman

Ekonomi

Dukung Kreativitas Lokal! Board Game Indonesia Kini Hadir di Loko Cafe dan Stasiun KAI

Ekonomi

Blockchain Resmi Jadi Teknologi Strategis Nasional, Industri Web3 Siap Melaju

Ekonomi

Pisahkan Rekening Tabungan dengan Operasional Agar Lebih Mudah Menabung