Aceh Timur, Sriwijayatoday.com | Masyarakat Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, menuding oknum Kaur Pembangunan Desa melakukan pilih kasih dalam pendataan korban banjir. Warga merasa tidak puas dengan hasil pendataan yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Salah seorang warga, Suwandi, mengaku telah meneken surat pernyataan sebagai korban rusak berat, namun terdata sebagai korban ringan. “Saya heran kenapa bisa terjadi seperti itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Seuneubok Saboh, Mukhtar, membantah tudingan pilih kasih. “Data masih belum final, masih ada perubahan. Kami sudah memerintahkan kepada jajaran kepala dusun untuk mendata semua korban banjir,” katanya.
Camat Pante Bidari, Darkasyi, menambahkan bahwa data yang masuk ke kecamatan masih bisa diubah. “Kami tidak ada maksud mencampuri terkait pendataan,” ujarnya. (*)
Editor: Ayahdidien








