RajaBackLink.com

Home / Ekonomi

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:05 WIB

Lebih dari 280 Ribu Pergerakan Penumpang, Daop 7 Madiun Jadi Magnet Mobilitas Nataru

vritimes - Penulis Berita

Memasuki penghujung tahun 2025 dan momentum pergantian menuju Tahun Baru 2026, mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terpantau tetap tinggi.

Berdasarkan data pada Rabu (31/12), KAI Daop 7 Madiun melayani total 18.896 pelanggan, terdiri dari 9.086 pelanggan berangkat dan 9.810 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Secara kumulatif, selama 14 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun telah melayani 133.664 pelanggan berangkat dan 146.497 pelanggan datang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan jarak menengah dan jauh.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tingginya volume pelanggan tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi masyarakat yang masih berencana bepergian setelah malam pergantian tahun. Hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru pada 4 Januari 2026, ketersediaan tempat duduk kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun masih mencukupi.

“Kami memastikan bahwa tempat duduk kereta api menuju berbagai kota tujuan favorit masih tersedia hingga 4 Januari 2026. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya,” ujar Tohari.

Update Ketersediaan Tempat Duduk Hingga 4 Januari 2026

Adapun sisa tempat duduk untuk perjalanan KA keberangkatan maupun lintas wilayah Daop 7 Madiun menuju sejumlah kota tujuan antara lain:

Surabaya Gubeng: 20.195 tempat duduk

Malang: 7.955 tempat duduk

Yogyakarta: 7.793 tempat duduk

Gambir: 2.959 tempat duduk

Purwokerto: 619 tempat duduk

Bandung: 531 tempat duduk

Cirebon: 391 tempat duduk

Pasar Senen: 150 tempat duduk

Tren Perjalanan dan Kereta Api dengan Okupansi Tertinggi

Pada periode Nataru ini, stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 7 Madiun didominasi oleh Bandung, Pasar Senen, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, dan Malang.

Sementara itu, terdapat beberapa perjalanan KA dengan tingkat okupansi tertinggi antarstasiun, antara lain:

  1. KA Kahuripan (Blitar – Kiaracondong): 197%
  2. KA Brantas Tambahan (Blitar – Pasar Senen): 156%
  3. KA Brantas (Blitar – Pasar Senen): 152%
  4. KA Singasari (Blitar – Pasar Senen): 150%
  5. KA Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen): 148%

KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan selama masa Angkutan Nataru. Pelanggan juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan proses boarding berjalan lancar.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Percuma Feed Estetik Kalau Story Sepi: Strategi Bisnis Di Instagram 2025

Ekonomi

Sinergi Kementerian PU dan Badan Gizi Nasional Pacu Pembangunan Ribuan Dapur Gizi untuk Program MBG (Makan Bergizi Gratis)

Ekonomi

Nusantara Global Network Bermitra dengan Errante Broker untuk Tingkatkan Program Introducing Broker (IB)

Ekonomi

Telkom Indonesia Dorong Etika AI untuk Bangun Kepercayaan Publik

Ekonomi

KAI Hadirkan Promo “Schooliday”, Diskon Tiket hingga 20 Persen

Ekonomi

HOVARLAY Sukses Hadirkan Solusi AR MarTech Inovatif di Tech in Asia Conference 2025

Ekonomi

Mahkamah Agung Menangkan Kasasi, Penundaan PBG Kedubes India Dicabut

Ekonomi

Layanan KAI Daop 8 Surabaya Kembali Normal, Semua KA Jarak Jauh Berangkat Tepat Waktu