RajaBackLink.com

Home / Daerah

Senin, 30 Juni 2025 - 21:12 WIB

Mahasiswa Palembang Dukung Program MBG, Dorong Pemerintah Lebih Serius Atasi Stunting

Kabiro Pali - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com, Palembang — Aliansi Mahasiswa Palembang bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) APRIN Palembang menggelar seminar kepemudaan bertema “Peran Mahasiswa Pemuda dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah” pada Senin (30/6/2025), bertempat di kampus STIE APRIN.

Seminar ini digelar sebagai bentuk dukungan aktif mahasiswa terhadap program strategis nasional MBG. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan masukan bagi pemerintah dalam menyusun regulasi yang tepat dan implementatif, khususnya untuk wilayah Sumatera Selatan.

Acara dihadiri oleh Ketua STIE APRIN Palembang Dr. H. Dasmadi, SE., MM., Pembina BEM Serli Lestari, S.Pd., M.Pd., MM., jajaran dosen dan staf akademik STIE APRIN, serta berbagai tokoh pemuda dan pemangku kepentingan.

Hadir sebagai keynote speaker Dr (C). Zainul Arifin, S.H., M.H. dengan narasumber utama yakni Ir. Evie Yulianti, Fitria Yulianti, S.Pd., M.Si., dan Ani Rahmawati, S.Tr.Gz.

Baca Juga :  Sekda Saipul Pimpin Rakoor Mekanisme Pelaksanaan BPJS Pada Aparatur Kampung Jumat, 08 April 2022 | April 08, 2022 WIB

Turut hadir pula Koordinator Aliansi Mahasiswa Palembang Zulkifli, Ketua BEM STIE APRIN Ekik Winando, dan Ketua Pelaksana Perdi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial atau pengumpulan data belaka. Tapi bisa menjadi inisiasi dan rekomendasi nyata untuk mendukung program MBG, terutama dalam penanggulangan stunting di daerah,” ujar Dr. H. Dasmadi.

Ia menegaskan, program MBG sangat strategis dalam menekan angka stunting di kalangan anak-anak usia sekolah. Meski kasus stunting di Sumsel relatif rendah, tetap perlu upaya bersama untuk menurunkannya lebih jauh.

Sementara itu, Zainul Arifin yang juga Dosen Universitas Sriwijaya dan Ketua Pemuda ICMI Sumsel mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, kendala sering terjadi di level distribusi anggaran dari pusat ke daerah, yang kadang mengalami pemangkasan.

Baca Juga :  Kabupaten Way Kanan Siap Sukseskan Hari Santri Nasional

“Jika mekanisme pelaksanaannya tepat, MBG bisa menjadi solusi konkret dalam pengentasan masalah gizi di Indonesia,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPD PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia) Sumsel, Ir. Evie Hadenli mengakui adanya tantangan di awal pelaksanaan, terutama dalam hal pencairan dana. Namun ia menegaskan bahwa secara umum pelaksanaan dan pembayaran kini berjalan dengan lebih baik.

“Memang sempat ada keterlambatan satu hingga dua pekan, tapi pemerintah tetap melanjutkan pembayaran. Sebagai pelaku usaha, kita juga harus punya sikap profesional,” ujarnya.

Melalui kolaborasi aktif mahasiswa dan pemangku kebijakan, seminar ini diharapkan mampu memperkuat implementasi MBG dan menjadi bagian dari solusi jangka panjang terhadap permasalahan gizi di Indonesia.(*)

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Jaga Ketahanan Fisik, Lanal Dumai Laksanakan Samapta Rutin

Aceh

Sekda Aceh Timur Pimpin Rakor Pembangunan Masjid Agung Aceh Timur

Aceh

Pastikan Hak Politik Warga Binaan Terpenuhi, Lapas Idi Terima Kunjungan Dari KIP Aceh Timur

Daerah

Keluarga Besar SDN 1 Parakan Besi Berterimakasih Atas adanya Bantuan Program Revitalisasi

Daerah

Kabupaten Way Kanan Siap Sukseskan Hari Santri Nasional

Daerah

Lagi-Lagi Terjadi Kekerasan Kepada Pers Di Kantor Camat Kabila

Aceh

Sat Lantas Polres Aceh Timur, Kembali Amankan sejumlah Sepeda Motor Berknalpot Brong

Berita Sumatera

Danramil 421-09/Tjb Kapten Inf Ujang Khaerudin Ikuti Rakorcam Tanjung Bintang