RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah / Ekonomi / Peristiwa

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:10 WIB

Pemulihan Bencana di Sumatera: Apakah Rp60 Triliun Cukup untuk Mengubah Nasib Korban?

Bagas - Penulis Berita

Jakarta, Sriwijayatoday.com | Pemulihan korban bencana di Sumatera terus dikebut, dengan fokus pada penyediaan rumah dan air bersih. Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan alokasi anggaran Rp60 triliun.

Prioritas Pemulihan:

– Infrastruktur dan Konektivitas: Perbaikan jalan nasional dan infrastruktur lainnya untuk memulihkan aksesibilitas.

– Rumah dan Relokasi: Bantuan pembangunan rumah bagi korban yang tidak direlokasi, dengan nominal Rp60 juta, serta bantuan tambahan Rp3 juta untuk perabotan rumah.

– Air Bersih: Penyediaan air bersih bagi korban bencana, dengan bantuan alat penjernih air dan perangkat monitoring kualitas air.

– Pemulihan Ekonomi: Bantuan modal usaha Rp5 juta bagi korban bencana untuk memulihkan ekonomi.

Pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi wabah penyakit menular di lokasi pengungsian, seperti ISPA, penyakit kulit, dan diare. Selain itu, perguruan tinggi juga berperan dalam pemulihan bencana, dengan mengirimkan tim relawan untuk membantu korban bencana dan menyediakan bantuan psikososial. (DDN)

Editor: Ayahdidien

Berita ini 35 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Al-Farlaky Desak PT. PEMA Support PT. ATEM dalam Beli Sulfur 

Ekonomi

Berikut Jenis-Jenis dan Biaya Vaksin Kucing

Ekonomi

Sambut Liburan Akhir Tahun, BRI Finance Hadirkan Program Dana Spesial

Ekonomi

PTPP Percepat Pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan – Tol Balsam

Ekonomi

Maxy Academy Digital Career Bootcamp Batch 17 Resmi Dimulai: Siapkan Talenta Digital Siap Kerja

Ekonomi

Neobank Padel Tournament: Ketika Olahraga dan Finansial Bertemu

Aceh

Bupati kunjungi Desa Seulemak pantau penanganan bajir di Birem Bayeun

Berita Sumatera

Penyelidikan Kasus Korupsi Aset Yayasan Batang Hari Sembilan, Penyidik Naikan Status Perkara ke Penyidikan