RajaBackLink.com

Home / Nusantara

Jumat, 21 Mei 2021 - 13:28 WIB

Pemulihan Ekonomi melalui Penerapan UU Cipta Kerja

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Jakarta |Semangat UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing perlu digelorakan untuk memulihkan ekonomi. Masyarakat perlu mengetahui bahwa UU Cipta Kerja berkontribusi untuk menumbuhkan geliat UMKM dan perdagangan di daerah. UU Cipta Kerja dinilai sebagai pola baru untuk mengurangi aturan yang tidak perlu dan menghambat investasi. Hal ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas.

Dalam kaitan itu, Yayasan Aksi Kebajikan Indonesia menyelenggarakan webinar dengan tema “Upaya Pemulihan Ekonomi Dalam Perspektif Aturan Kemudahan Perizinan Berusaha dan Perbaikan Sistem Pelayanan di Bidang Perdagangan” pada Selasa (27/4) di Jakarta dengan mengundang Abdulah Hafiz (Tokoh UMKM Provinsi Banten) dan Dr.Andi Hidayat, (Akademisi STIE AMKOP Makassar).

Baca Juga :  Babinsa Dan Tiga Pilar Tanah Abang Salurkan Obat Untuk Warga Isomand

Pemberdayaan ekonomi yang menyentuh aspek mikro masih banyak kendala di tingkat pembinaan dan pendampingan maupun kemitraan. Aturan UU Cipta Kerja akan mendorong keinginan masyarakat untuk berusaha karena ada kemudahan berusaha dalam aspek legalitas. Harapannya, UU Cipta Kerja tidak tersalip dengan isu-isu lainnya yang merontokan naluri-naluri pengusaha untuk meningkatkan inovasi.

“Ada catatan terkait dengan kemudahan-kemudahan persyaratan karena UMKM di wilayah Banten 60% pelaku UMKM diatas usia produktif. Mereka punya kapasitas yang terbatas dan tidak mengetahui prosedur perizinan,” kata Hafiz.

Baca Juga :  Tutup Perhelatan MTQN TNI AD, Kasad : Kemuliaan Ahlak Rasulullah Harus Diteladani

Senada, Andi Hidayat mengatakan jika ekonomi Indonesia ingin bagus harus diubah mindset orangnya. Pelaku UMKM perlu diliterasi agar kebijakan Pemerintah untuk memudahkan izin dapat dikelola dengan baik. Perizinan dengan sistem online seperti Online Single Submission (OSS) untuk mau melakukan usaha dengan cepat. OSS seharusnya mengalami perubahan karena ada UU Cipta Kerja.

“Pelibatan UMKM di pusat perbelanjaan biasanya disertai dengan aturan yang menempatkan UMKM dengan pangsa pasar sendiri,” pungkasnya.

Syarip H

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nusantara

CATAM PANDA BELAWAN SIAP TEMPUR DEMI SANDANG PANGKAT KLD/PRADA

Daerah

Dengan Melibatkan PKTD, Pemdes Tumpaan Satu Laksanakan Pekerjaan Pemeliharaan Dranase

Nusantara

Babinpotmar TNI AL Lanal TBA Bantu Warga Sembelih Hewan Qurban Warga Binaan

Nusantara

TNI AL Kirim 2 KRI Ikuti Joint Minex Exercise Pandu 2022 di Singapura

Nusantara

Sambut HUT ke-76 Republik Indonesia, Yonif Raider 509 Kostrad Gelar Karya Bakti Bersihkan TMP Patrang

Nusantara

Lanal Sabang Perkenalkan TNI AL Pada Acara Hari Gembira Anak Yatim di Kodim Sabang

Aceh

Pemkab Aceh Timur Terima Penghargaan BKN Award 2021

Nusantara

Nakes Lantamal I Tak Kenal Lelah Berikan Pelayanan Vaksin Kepada Masyarakat Maritim di Rumkital Dr. Komang Makes Belawan