RajaBackLink.com

Home / Peristiwa / sosial

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:54 WIB

Pipa Migas Pertamina di Muba Diduga Jadi Sasaran Vandalisme, Tim HSSE Bergerak Cepat Tangani Kebocoran

Kabiro Pali - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com, MUSI BANYUASIN, –Pertamina Pendopo Field bertindak cepat usai terjadinya kebocoran minyak pada jalur transline BKB Segmen 3A di Dusun II Desa Talang Mandung, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. Insiden yang terjadi pada Jumat, 6 Desember 2025 itu diduga kuat akibat aksi vandalisme yang merusak fasilitas operasi migas.

Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina Pendopo Field mengungkapkan bahwa indikasi kebocoran pertama kali diketahui dari laporan lapangan terkait bau minyak dan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar jalur pipa.

“Begitu mendapat laporan adanya dugaan vandalisme, tim langsung turun ke lokasi dan melakukan tindakan pengamanan,” ujar perwakilan HSSE dalam keterangannya.

Hasil temuan di lapangan memperlihatkan adanya dua titik penggesekan pada pipa yang menyebabkan minyak mentah keluar. Dugaan sementara, kerusakan tersebut disengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tim HSSE bersama unit teknis segera melakukan isolasi area, menghentikan aliran minyak, dan memastikan situasi aman sebelum melanjutkan penanganan lanjutan.

“Setelah area dinyatakan aman, proses pembersihan langsung dilakukan sesuai prosedur dan standar operasi,” lanjutnya.

Penanganan dilakukan dengan metode standar industri migas, termasuk pengumpulan material tercemar, penanganan limbah minyak, serta pemasangan sistem pengamanan guna mencegah dampak lingkungan maupun risiko terhadap warga sekitar.

Selain pembersihan, tim Pertamina juga masih melakukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan tidak ada rembesan baru serta menyiapkan proses pemulihan lingkungan pascakejadian.

Sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas), insiden ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum. “Laporan kejadian sudah disampaikan ke Polsek Sungai Keruh agar kasus ini dapat diproses dan pelaku segera terungkap,” tegas perwakilan HSSE.

Pertamina menyesalkan tindakan vandalisme ini, karena selain merusak aset negara, kejadian tersebut juga membahayakan keselamatan pelaku, masyarakat, serta lingkungan sekitar.

Perusahaan berharap masyarakat turut menjaga aset migas dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang terjadi di area pipa atau fasilitas operasi.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan dan pemantauan pascakejadian masih terus berlangsung. Pengamanan jalur pipa juga diperketat untuk mencegah kasus serupa terjadi kembali. (Red)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aceh

Jalin Kemitraan Pimred Media Tribun Pasee Silaturahmi Dengan Kapolres Aceh Timur 

Aceh

Bantuan Kemanusian Untuk Korban Banjir Aceh Timur Dari Pidie Jaya

Berita Sumatera

Team Trabazz Unit Reskrim Polsek Gumeg Bekuk Dua Dari Lima Tersangka Pelaku Pencurian Buah Kelapa Sawit PT.SBAL

Aceh

HEADLINE NEWS : Pengiriman Personel dan Bantuan Logistik Kemanusian ke Wilayah Terdampak Bencana, Polri dan PT Pelni (Persero) Pastikan Distribusi Berjalan Cepat dan Aman

Opini

Tantangan Pendidikan di Tengah Covid-19 Dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Aceh

Jum’at Bersih, Polsek Peureulak Barat dan Koramil 15 Gotong Royong Bersihkan Masjid Baitul Mukmin

Berita Sumatera

News Update : Kasus Korupsi Perkebunan Sawit di Muba Penyidik Geledah Kantor PT SMB

Aceh

Pulihkan Trauma Pasca Banjir, Kapolres Aceh Timur Pimpin Langsung Kegiatan Trauma Healing untuk Anak-Anak di Peureulak Barat