Sriwijayatoday.com, PALI – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Masjid Al-Hidayah, Desa Mangku Negara Timur, Kecamatan Penukal, saat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST., menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam suasana bulan suci yang penuh berkah, Bupati Asgianto hadir langsung menyapa warga, mendengarkan aspirasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Didampingi jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten PALI, unsur TNI/Polri, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, kehadiran Bupati disambut antusias oleh warga yang memadati masjid sejak sore hari.
Dikutip dari Facebook Chanel sarana informasi Dalam sambutannya, Bupati Asgianto mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan, serta menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, dan kegiatan positif lainnya.
“Silaturahmi ini menjadi pengobat rindu untuk berbuka puasa bersama warga kampung halaman. Momentum Ramadhan harus kita jadikan sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat kebersamaan,” ujar Asgianto.
Tak hanya bersilaturahmi, Bupati juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai masukan dan harapan disampaikan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga persoalan sosial kemasyarakatan. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan evaluasi dan perhatian pemerintah daerah ke depan.
Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut Bupati Asgianto turut menyerahkan santunan kepada para lansia dan anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Selain itu,
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Ia menyoroti pentingnya penertiban hewan ternak yang masih berkeliaran di jalan, karena berpotensi membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan warga.
“Kita ingin lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ditutup dengan tausiyah agama yang menyejukkan hati, dilanjutkan doa bersama serta buka puasa bersama dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi cerminan komitmen membangun PALI yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
Safari Ramadhan di Mangku Negara Timur pun menjadi bukti bahwa kehadiran pemimpin di tengah masyarakat bukan hanya simbolis, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan komitmen dalam mendengar serta melayani rakyatnya. (Jiemie)









