RajaBackLink.com

Home / Headline

Selasa, 30 Januari 2024 - 15:00 WIB

Satuan Lalu Lintas Polres Takalar Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Brong

MUHAMMAD YUSUF HADING - Penulis Berita

SRIWIJAYATODAY.COM // TAKALAR-SULSEL, Satuan Lalu Lintas Polres Takalar Polda Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi terkait larangan penggunaan knalpot racing atau brong kepada sejumlah pemilik bengkel motor di Lingkungan Panaikang, Kelurahan Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, pada Senin (30/1/2024).

 

Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres Takalar, Iptu H. Sukri Liwang, S.Sos., M.H mengatakan bahwa tujuan sosialisasi tersebut adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa penggunaan knalpot racing atau knalpot brong pada kendaraan menyalahi aturan serta mengganggu pengendara lain maupun masyarakat sekitar akibat suara berisik yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Komsos Dengan Ketua RT, Babinsa Selong Himbau Penerapan Prokes

 

“Personel kami melaksanakan Patroli dan menyambangi pelaku-pelaku usaha perbengkelan dan penjual spare part kendaraan bermotor terkait knalpot racing atau knalpot brong,” kata Iptu H. Sukri Liwang.

 

Dalam sosialisasi ini pihaknya menghimbau para pelaku usaha perbengkelan untuk memberikan pemahaman kepada para pengendara kendaraan bermotor roda dua selaku konsumen terkait larangan menjual maupun memasang dan menggunakan knalpot racing.

“Kita menghimbau dan meminta kerjasama kepada para pelaku usaha perbengkelan maupun para konsumen pengendara untuk tidak menggunakan knalpot racing atau knalpot brong. Kami juga menyampaikan bagi para pelaku usaha perbengkelan yang masih kedapatan menyediakan atau menjual knalpot racing akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” jelas H. Sukri Liwang.

Baca Juga :  Pemdes Kota Padang Minta Pemkab Muara Enim Atensi Penuh Bencana Longsor Di Wilayah Semende

 

Kasat Lantas Iptu. H. Sukri Liwang menambahkan bagi pengendara yang kedapatan menggunakan kendaraan yang masih menggunakan knalpot racing bisa ditindak sesuai pasal 285 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009.

 

“Sosialisasi ini dimaksud mengajak para pelaku usaha maupun pengendara untuk tidak menjual maupun menggunakan knalpot racing guna meghindari hal-hal yang bisa mengganggu ketertiban umum akibat dari suara bising yang keluar dari knalpot racing tersebut,” pungkas Kasat Lantas.

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

PECANDU AKTIF MENYERAHKAN DIRI UNTUK DIREHABILITASI

Headline

Apel Pagi Polres Gowa, Kasat Lantas Ajak Personil Jadi Contoh Tertib Berlalulintas

Headline

Vivi Cafe Nanga Pinoh Melawi Memiliki Room Karaoke Kosumsi Miras ( BIR ) Dan Di Duga Tidak Mengantongi Izin.

Headline

Tinjau Kondisi Satuan, Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Menarmed 1 Kostrad

Headline

Kamis Ibadah, Personel Polres Gowa Terangkai Dalam Kegiatan Pencerahan Qalbu

Headline

Kapolsek Indra Makmu Evakuasi Ibu Melahirkan saat Banjir

Headline

Peduli Cianjur, AWIBB Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Headline

PANTI MUHAMMADIYAH ITU BANGUNAN CAGAR BUDAYA