Sriwijayatoday.com | Aceh Timur – Lancarnya aktivitas nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) idi, harga ikan Pelabuhan Kabupaten Aceh Timur, mulai stabil dan geliat ekonomi masyarakat kembali terlihat.
Stabilnya harga ikan menyusul kondisi cuaca di perairan Selat Malaka membaik. Bahkan hampir seluruh jenis ikan tersedia, seperti ikan tongkol Rp25 ribu per kilogram, tuna Rp22 ribu per kilogram, Sumbo Rp20 ribu per kilogram, Ikan tali pinggan Rp25 ribu per kilogram, cakalang Rp20 ribu per kilogram, dan tongkol kecil Rp15 ribu per kilogram.
Dikutip dari infoacehtimur.com, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Ermansyah Mengatakan sebelumnya hasil tangkapan nelayan yang dibongkar di pelabuhan perikanan tersebut hanya sekitar 20 hingga 70 ton per hari.
“Sebelumnya, hasil tangkapan nelayan tidak menentu. Jika cuaca sedikit membaik, ikan tangkapan bisa mencapai 80 Ton. Tetapi, ada juga yang hanya dapat 15 hingga 25 ton per hari disaat kondisi cuaca buruk. Tapi, kalau cuaca seperti sekarang membaik bisa mencapai 100 hingga 110 ton per hari,” apalagi kalau berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya pada periode bulan Maret sudah mulai musim ikan kata Ermansyah.
Sepanjang Tahun 2020 terjadi penurunan dibandingkan dengan Tahun 2019 jumlah ikan yang didaratkan di pelabuhan perikanan nusantara (PPN) idi, Sebelumnya ditahun 2019 total ikan yang didaratkan oleh nelayan sejumlah 21,2 ribu ton sedang ditahun 2020 turun pada angka 20,21 ribu ton.
“Turunnya hasil tangkapan ikan nelayan tahun lalu karena cuaca yang tidak menentu dan cenderung sering angin kencang, sehingga banyak kapal yang tidak melaut,” kata Ermansyah. (Saiful amr)