RajaBackLink.com

Home / Daerah / Headline / Nusantara

Kamis, 21 Oktober 2021 - 07:51 WIB

Terancam sanksi,oknum DS Pj.Hukum Tua Desa Pakuure Dua Langgar Peraturan dan Undang-undang

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak di mana berbicara tentang pengelolaan dan penggunaan Dana Desa(DD) yang di kelola oleh Pemerintah Desa melalui Hukum Tua sebagai penanggungjawab Pemerintahan,pembangunan,sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan harus mengacu pada Peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan bahkan realisasi penggunaan Dana Desa oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat desa.

Pj.Hukum Tua Pakuure Dua DS alias Denny realisasikan Dana Desa melalui kegiatan fisik yaitu pembangunan rabat beton jalan lorong tanggari bersumber dari APBDes Tahun 2021 dengan menggunakan mesin molen(alat untuk mencampur material semen,batu kerikil dan pasir menjadi material betonisasi), yang tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya).

maka dengan perbuatan ini sudah nyata dan jelas,bahwa oknum Pj.Hukum Tua DS melanggar bahkan melecehkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan, penggunaan Dana Desa sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Desa,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Desa tanggap covid 19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa

Pj.Hukum Tua DS ketika oleh awak media ingin bertemu baik di kantor bahkan di kediamannya untuk keperluan konfirmasi selalu tidak bersedia dengan alasan karena terlalu sibuk dengan tugas,hanya ketika di hubungi via nomor WhatsApp 085298xxxxxx DS menyampaikan melalui Chat bahwa pelaksanaan pekerjaan fisik sudah sesuai keputusan musyawarah desa

sementara sesuai hasil penulusuran awak media di Kantor Hukum Tua melalui wawancara dengan Sekdes dan beberapa Perangkat desa yang piket pada Senin,18/10-2021 menunjukkan berita acara dan daftar hadir musyawarah desa yang hanya di hadiri oleh perangkat desa. sementara BPD,LPM,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama tidak hadir

Terkait dengan perbuatan oknum Pj.Hukum Tua DS ini,Aktivis dan penggiat anti korupsi yang juga sebagai Ketua LSM Inakor (Independen Nasionalis Anti Korupsi) DPD Minsel Andrey Lantu angkat bicara mengenai hal ini,sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan,penggunaan Dana Desa khususnya,dirinya sangat siap mengawal dan melaporkan ke APH (Aparat Penegak Hukum), baik Kepolisian maupun Kejaksaan yang tentunya sebagai langkah awal, bersedia berkoordinasi dengan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintahan) yaitu Inspektorat Minahasa Selatan untuk di proses sesuai Aturan dan Undang-undang, sehingga terwujud penegakkan hukum di Kabupaten Minahasa Selatan secara khusus maupun di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, tutup Ketua DPD LSM INAKOR MINSEL

(HM/Red)

Berita ini 999 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Headline

Cek Pos Ketupat Musi Simpang Meo dan Air Terjun Bedegung, Kapolres Muara Enim Pastikan Pengamanan Libur Lebaran Maksimal

Covid 19

Kasatbinmas Polres Karangnyar Apresiasi Peran Senkom Membantu Penanganan Covid 19

Headline

Seru !! Prajurit Satgas 412 Kostrad Belajar Kearifan Lokal Bersama Mama Mama Di Pedalaman Papua*  

Headline

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Rapat Paripurna

Aceh

Polsek Idi Rayeuk Terima Laporan Dugaan Penganiayaan, Oknum IRT

Nusantara

Prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad Menjaga Fisik dan Mental Melalui Kegiatan Rutin Lari Siang

Headline

Cooling System, Bhabinkamtibmas Polsek Tompobulu Ajak Warga Ciptakan Suasana Damai Jelang Pemilu

Daerah

Percepatan Penanganan Covid-19 Borneo Forum Adakan Webinar Secara Daring dan Luring