RajaBackLink.com

Home / Aceh / Berita Sumatera / Daerah / Organisasi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:50 WIB

Tetapkan Aceh sebagai Bencana Nasional, atau bersiap menghadapi aksi mahasiswa dan rakyat Aceh

Saiful Amri - Penulis Berita

 

Banda Aceh –  Sriwijayatoday.com | Presiden Mahasiswa Universitas Iskandar Muda, Rifqi Maulana memperingatkan Pemerintah Pusat agar tidak terus mengabaikan tuntutan rakyat Aceh terkait penetapan status Bencana Nasional. Jika negara terus menunda dan berlindung di balik alasan birokrasi, maka mahasiswa dan rakyat Aceh tidak akan tinggal diam.

Rifqi menyampaikan bahwa kondisi lapangan menunjukkan kerusakan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi. Infrastruktur publik rusak, aktivitas pendidikan terhenti, mata pencaharian masyarakat terganggu, dan ribuan warga masih berada dalam situasi pengungsian yang tidak pasti.

Baca Juga :  BREAKING NEWS : Buron Selama Enam Bulan Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diringkus Tim Tekab Prabu

“Jika negara terus abai, kami pastikan mahasiswa akan turun ke jalan. Ini bukan ancaman kosong, ini peringatan politik,” tegas Rifqi.

Presiden Mahasiswa UNIDA menilai keterlambatan penetapan status Bencana Nasional sebagai bentuk kelalaian negara yang berdampak langsung pada lambatnya pemulihan, tersendatnya anggaran, dan berlarutnya penderitaan rakyat. Dalam situasi seperti ini, diam berarti berkhianat pada nurani kemanusiaan.

Kami menegaskan, aksi massa akan digelar secara terbuka, terorganisir, dan berkelanjutan apabila Pemerintah Pusat tidak segera mengambil keputusan strategis.

Baca Juga :  Jalankan Bisnis Haram. BW Digelandang Jajaran Satres Narkoba Polres Lahat.

“Negara jangan menguji kesabaran mahasiswa dan rakyat Aceh. Ketika ruang kebijakan ditutup, maka jalanan akan menjadi ruang perjuangan,” ujar Rifqi.

Rakyat Aceh tidak menuntut lebih, selain keadilan dan tanggung jawab negara. Namun jika tuntutan ini terus diabaikan, maka gelombang perlawanan sipil akan menjadi konsekuensi politik yang tidak bisa dihindari.

“Ini bukan soal siapa melawan siapa, ini soal negara yang harus memilih hadir bersama rakyat, atau berhadapan dengan kemarahan publik,” tutup Rifqi Maulana.(*)

Editor: Ayahdidien

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Sumatera

Semarakkan HUT RI ke 77″ Kelurahan Cinta Raja Kecamatan Kayuagung Gelar Perlombaan.

Daerah

Oknum Kades Mekarwangi Majalengka Lempar Opini Hoax Soal Insiden Persekusi Wartawan

Aceh

Ketua Umum Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Aceh Timur Heriyansyah ST Ajak Warga Meriahkan Acara Zikir dan Doa Bersama Untuk Palestina

Daerah

Warga Negara Harja Bangga Bisa Ikuti Perekaman KTP Di Kampungnya

Berita Sumatera

Badan Kesbangpol Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan di Aceh Timur

Berita Sumatera

Camat Gunung Megang Apreasiasi Kegiatan Kepengurusan Kelompok Simpan Pinjam BPD Dan Perangkat Desa

Daerah

Operasi Pekat Polres Melawi Berhasil Mengungkap 55 Kasus

Daerah

PW Anshor Papua Dukung Stabilitas Keamanan PON Di Papua