RajaBackLink.com

Home / Headline

Senin, 30 Juni 2025 - 23:21 WIB

Bungkam Terkait Dugaan Siswa Letjen MtsN 1 Makassar, Zulfikah “Dalih” Petugas Haji 

MUHAMMAD YUSUF HADING ( SULSEL ) - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com // Makassar — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Irman S.Ag, M.Si merespon dugaan adanya siswa ilegal di luar sistem yang masuk ke Mts Negeri 1 Makassar.

“Kan baru kami tahu jadi kami sementara tunggu laporan dari sekolah tersebut,” ucap H. Irman kepada awak media, Senin (30/6/25).

Iapun membantah melindungi Kepala MtsN 1 Makassar beserta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Sebelumnya, LSM PERAK menemukan dugaan kuat adanya siswa ilegal atau siswa siluman dimasukkan di Mts Negeri 1 Makassar.

Hasil investigasi dan penelusuran LSM PERAK menemukan adanya dugaan siswa masuk di luar jalur SPMB atau PPDBM versi sekolah madrasah.

“Capek-capek melakukan SPMB namun ternyata disinyalir bisa lewat jalur Letjen kan ini tidak adil bagi masyarakat. Berarti percuma buang-buang anggaran,” ungkap Burhan Salewangang, SH Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Indonesia saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (30/6/25).

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengklaim memiliki data murid yang dimaksud jadi siap untuk melakukan buka-bukaan.

“Kasihan ortu siswa yang tidak mendapatkan keadilan sedangkan mereka diduga kuat melakukan praktek kecurangan secara terstruktur,” bebernya lagi.

Burhan juga mengungkapkan, tahu dimana orang tua siswa jalur siluman tersebut diarahkan dan berapa dana yang diminta atas dasar dugaan permintaan komite atau sumbangan.

“Segera kami koordinasi APH dan akan menuntut pencopotan Kamad dan orang-orang yang terlibat agar tidak ada lagi di lingkungan sekolah. Kalau tidak ada tindak lanjut dari Kemenag Kota dan Kemenag Sulsel berarti patut diduga ini pembiaran bahkan junto 55,” tegasnya.

Diketahui, LSM PERAK yang aktif menyoroti kasus Korupsi dan masalah pendidikan di Sulsel ini juga sementara mempersiapkan aksi demonstrasi menuntut murid-murid jalur siluman tersebut keluar dan mendesak Kemenag untuk mencopot Kamad dan Ketua Panitia SPMB.

Kepala MTsN 1 Makassar, Zulfikah Nur yang dikonfirmasi mengatakan, masih berada di luar negeri.

“Kami masih dinas di luar petugas haji tanggal 6 baru balik ke tanah air,” jawabnya.

Ditanya terkait ada tidaknya siswa masuk di luar jalur PPDBM, Zulfikah enggan menjawabnya.

Begitupun Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag, M.Pd.I yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.

(*)

Berita ini 35 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Polisi

Supervisor Mr. D.I.Y. Citimall Prabumulih Ditangkap Tim Opsnal Unit Pidsus Polres Prabumulih

Headline

Kapolsek Mappakasunggu Pantau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Pelajar SMPN 1 Sanrobone
Team Alap-alap Unit Reskrim Polsek Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Diwilayah Hukum Polsek Semende

Berita Sumatera

Kurang Dari 24 Jam Team Alap – Alap Unit Reskrim Polsek Semende Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Headline

Pangdam XIV/Hsn Meninjau Pembangunan Dapur Sehat Program Kemhan RI, Berlokasi di Wilayah Kodim 1426/Takalar

Headline

Pamen Ahli Bid. Hukum dan Humaniter Poksahli Pangdam XIV/Hsn Menghadiri Rakor Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2024

Berita Sumatera

Bhabinkamtibmas Polsek Semende Himbau Masyarakat Untuk Patuhi PROKES COVID-19

Headline

Kapolda Sulsel Lantik Bintara Polri TA 2022*

Aceh Timur

Kapolres Aceh Timur Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni, Ini yang Keenam Kalinya