RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah

Minggu, 13 Maret 2022 - 10:25 WIB

Bupati Adipati Buka Rakor Pembahasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Basirawan Sriwijayatoday - Penulis Berita

 

Way Kanan-Lampung, (Sriwijayatoday.com) Bupati Kabupaten Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M, membuka Rapat Koordinasi (Rakoor) pembahasan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Way Kanan yang digelar di ruang rapat utama Pemkab Way Kanan, Kamis (10/3/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Waka Polres Way Kanan, Kompol Zainul Fachry, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Way Kanan, Pujiarto, S.H.,M.H, DPRD Kabupaten Way Kanan, kepala dan unsur Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Bagian Perekonomian Setdakab, dan Pihak Distributor Pupuk Bersubsidi.

Dalam penyampaiannya Bupati mengatakan bahwa ada beberapa permasalahan dalam pengelolaan pupuk bersubsidi khususnya di Kabupaten Way Kanan yang menjadi perhatian bersama, yaitu saat ini Pemerintah berusaha meningkatkan produktivitas di bidang pertanian, yang sangat tergantung dari ketersediaan pupuk ditingkat petani (di lapangan), untuk menekan biaya produksi tentunya yang diharapkan adalah pupuk bersubsidi, terlebih perbedaan harga yang sangat mencolok antara pupuk subsidi dan non subsidi.

pupuk bersubsidi ini, tetapi pada kenyataannya tetap saja ada permasalahan dalam penyaluran dan pendistribusiannya. Pada sistem pengajuan, penyaluran dan pengawasan harus disempurnakan melalui online (E-RDKK), rekapan menggunakan T-Pubers, Pendistribusian yang by name by address sesuai E-RDKK (dengan NIK), dan kita masih menemukan kendala di lapangan seperti Langkanya pupuk bersubsidi, masalah harga ditingkat kios (HET), pupuk bersubsidi yang dijual pada kios tidak resmi, distribusi yang tidak tepat waktu dan jarak kios yang jauh dari kelompok tani,” jelas Bupati.

Dijelaskan juga oleh Bupati bahwa penerima penghargaan tanda jasa kehormatan bhakti koperasi dan Menteri Koperasi dan UKM RI, juga menyampaikan bahwa kesenjangan antara usulan dan realisasi serta Harta Eceran Tertinggi sangat berpoptensi memunculkan masalah dalam upaya meningkatkan produktifitas dan pendapatan petani.

“Untuk itu, perlu kita mengambil kebijakan atau langkah untuk dapat memanfaatkan seoptimal mungkin. Saya minta kita semua, Pemerintah, produsen, distributor dan kios-kios dapat menyatukan peran masing-masing untuk pupuk subsidi ini. juga Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida untuk melakukan pengawasan,” terang Bupati.kabiro(Basirawan)

 

 

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

POLSEK NANGA PINOH BERSAMA SAT POL PP DAN DETASEMEN POLISI MILITER MELAWI, MELAKUKAN PENERTIBAN PENYAKIT MASYARAKAT

Berita Sumatera

BREAKING NEWS : Terlibat Kasus Penerbitan Izin Lahan Negara Anggota DPRD Musi Rawas Ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumsel

Berita Sumatera

Suhardi, Jabat Ketua Forum BPD Zona Tiga Baru. Begini Kata Herdiansyah

Aceh

Kapolres Lhokseumawe Berikan Ucapan HUT Polwan Ke-74 Kepada Srikandi Polwan Polres Lhokseumawe

Aceh

Detik-Detik Jelang Pemungutan Suara Pilkada Aceh 2024, Inilah Pesan Prof. TM. Jamil : Siapapun yang Menang Dialah yang “BERNASIB BAIK”

Berita Sumatera

Sekda Saipul Pimpin Rakoor Mekanisme Pelaksanaan BPJS Pada Aparatur Kampung Jumat, 08 April 2022 | April 08, 2022 WIB

Aceh Timur

Ketua DPRK Aceh Timur Minta Pemerintah Cabut Izin HGU, Menyerobot Perkampungan Masyarakat dan Hutan Lindung

Aceh

Dirjen KKP Meresmikan Tambak Klaster Dan Menabur Benur Udang Vaname di Kecamatan Peureulak Barat