RajaBackLink.com

Home / Daerah / Pristiwa / Sosial Budaya

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WIB

Heboh! Diduga Mahkota Emas Peninggalan Sriwijaya Ditemukan di Kebun Sawit

Kabiro Pali - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com PALI — Warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan sepasang benda yang diduga merupakan benda cagar budaya berbahan emas, Senin (10/3/2026).

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang buruh perkebunan kelapa sawit saat sedang bekerja di area kebun. Saat menggali tanah di sekitar lokasi kerjanya, ia menemukan benda berwarna keemasan dengan bentuk menyerupai mahkota.

Temuan itu terlihat cukup unik karena dihiasi butiran-butiran kecil yang menyerupai mutiara, serta memiliki ornamen yang cukup detail. Dari bentuk dan motifnya, benda tersebut diduga memiliki kemiripan dengan atribut perhiasan atau mahkota yang identik dengan simbol budaya Buddha.

Poto benda yang ditemukan diduga Emas

Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan membuat warga sekitar berdatangan untuk melihat langsung benda yang diduga bernilai sejarah tersebut.

Menariknya, menurut keterangan salah satu warga setempat, penemuan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut.
Sekitar tiga bulan lalu, di area yang sama juga pernah ditemukan benda kuno yang diduga berbahan emas, meskipun bentuknya berbeda dari temuan terbaru ini.

“Sekitar tiga bulan lalu juga pernah ditemukan benda lama di lokasi itu. Bahannya juga diduga emas, tapi bentuknya berbeda dengan yang sekarang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Secara historis, wilayah Kecamatan Abab memang dikenal sebagai salah satu kawasan yang cukup sering menjadi lokasi temuan benda-benda kuno.

Berdasarkan catatan dan cerita masyarakat setempat, sejumlah artefak bersejarah pernah ditemukan di wilayah ini, mulai dari ribuan porselen kuno, keris, perhiasan emas, hingga batu giok yang diduga merupakan peninggalan masa lampau.

Sejumlah kalangan meyakini bahwa temuan-temuan tersebut berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan peradaban masa lampau, termasuk kemungkinan memiliki hubungan dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang pernah berkembang di kawasan Sumatera bagian selatan.

Temuan-temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa wilayah Abab memiliki potensi besar sebagai kawasan yang menyimpan jejak sejarah penting.

Namun hingga saat ini, sebagian besar penemuan masih bersifat sporadis dan belum seluruhnya terdokumentasi secara ilmiah oleh pihak terkait.

Sementara itu, terkait penemuan terbaru di Desa Prambatan, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai keaslian, usia, maupun nilai historis dari benda tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai hasil pemeriksaan terhadap benda yang ditemukan tersebut. (Red/Bm)

Berita ini 340 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aceh

Pasee Banjir Bupati Perintahkan SKPK Segera Tangani Tanggul Krueng Pasee

Daerah

Selama 14 Hari Kedepan, Polda Gorontalo Akan Lakukan Operasi Zebra Otanaha

Aceh

Rungkad Lagi Dua Terduga Pelaku Tindak Pidana Judol Di Satreskrim Aceh Timur 

Aceh

Rumah Dan Tanaman Warga Desa Bunin Diamuk Gajah Liar, Diduga BKSDA Setempat Tidak Peduli

Aceh

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Segera Vaksin dan Waspadai Covid-19 Varian Baru Omicron

Aceh

Yayasan HAkA & Canopy Planet Bantu Pengembangan Ekowisata Aceh Timur

Aceh

Tim Satgas Covid-19 Aceh Timur Sosialisasi di Simpang Paya Meuligo Peureulak

Daerah

BPMJ GMIM Eben Haezer Tumpaan Satu Berkolaborasi Dengan Panitia Youth Imanuel Pam Bersama The A-com Pam Sukses Menggelar Kebaktian Penyegaran Iman (KPI)