RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Headline / Hukum & Kriminal

Jumat, 13 Mei 2022 - 20:33 WIB

Langgar Kode Etik Profesi, Brigpol AD Di Berhentikan Dengan Tidak Hormat

Dadang Hariansyah - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com Lahat Sumatera Selatan – Kasus pembakaran terhadap perempuan muda warga Kelurahan Tungkal Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu, kini berbuntut panjang dengan segera di gelarnya upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) kepada Brigpol Andriansyah Pelaku Penganiayaan dan pembakaran terhadap Korban.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto, S.I.K melalui Waka Polres Lahat Kompol Feby Febriyana, S.I.K., didampingi Kabag SDM Kompol M.Nuh, S.H., dan Kabag Log Kompol Teletambua, S.H., melalui proses pertimbangan hasil sidang Kode Etik Profesi merekomendasikan untuk segera melaksanakan upacara PTDH kepada Brigpol Adriansyah dalam Kasus pembakaran terhadap seorang perempuan hingga Korban tewas.

Dalam penjelasannya, melalui Waka Polres Lahat Kompol Febi Febriyana, S.I.K., Kapolres mengatakan. ” Bahwa Brigpol Andriansyah telah melakukan pelanggaran berat. Sebelumnya Brigpol Andriansyah sudah lima kali mendapat Surat Keputusan Hukuman Disiplin (SK HD) karena melanggar disiplin. Satu kali Kasus Pengancaman, Empat kali Kasus Narkoba dengan hasil tes urine positif narkoba.

Kasus terakhir, Brigpol Andriansyah telah melakukan pelanggaran berat melakukan penganiayaan dengan sengaja membakar Korban, hingga korban dirawat selama Enam Belas Hari di Rumah Sakit sebelum Korban meninggal dunia.

Perbuatan Brigpol Andriansyah telah mencoreng Citra dan Kehormatan Institusi POLRI’ sebagai Pelindung, Pengayom dan Pengaman masyarakat.

Sesuai pasal 13 ayat 1 PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri dan atau pasal 7 ayat 1 (B) dan Pasal 11 (C) dan (M) pasal 21 ayat 3 (1) Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Bahkan pasca kejadian pembakaran, Brigpol Andriansyah kembali dilakukan tes urine oleh Propam Polres Lahat dan hasilnya positif menkonsumsi narkoba.” Terang Kapolres melalui Waka Polres Lahat di sampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono, S.H., kepada wartawan Jum’at, 13 Mei 2022.

Lispono juga mengatakan kepada wartawan bahwa, ” Rekomendasi ini selanjutnya akan diserahkan ke Polda Sumsel, menunggu Surat Keputusan (SKEP) PTDH selanjutnya digelar upacara pemecatan.

Dari hasil keputusan sidang Kode Etik Profesi Brigpol Andriansyah menerima putusan tersebut dan tidak ada pembelaan. Brigpol Andriansyah mengaku salah dan meminta maaf kepada Institusi POLRI’ dan Keluarga Korban.

Usai putusan sidang, Brigpol Andriansyah langsung dibawa ke Rutan Mapolres Lahat sebelum diserahkan kembali ke Mapolres Muara Enim”. Jelas Lispono Kepada Wartawan.

(Dadang Hariansyah)

Baca Juga :  Wujud Sinergitas TNI- POLRI, Kapolres Takalar dan Dandim 1426/Takalar Tinjau Vaksinasi di KantorĀ  Desa PataniĀ 

Berita ini 415 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aceh

FAKSI Desak Pemerintah Pusat Tingkatkan Perhatian Pada Nasib Korban Konflik Aceh

Berita Sumatera

Penyelidikan Kasus Korupsi Aset Yayasan Batang Hari Sembilan, Penyidik Naikan Status Perkara ke Penyidikan

Berita Polisi

Headline News : Sosialisasi Edukasi Interaktif Para Pelajar Diminta Tertib Berlalu Lintas

Headline

Dandim 0103/Aut bersama Ketua Ketua Persit KCK Cabang XX Dim 0103, Panen Raya Udang Vaname.

Headline

Personel Polres Gowa dan Polres Takalar Terima Penyuluhan Hukum Dari Bidkum Polda Sulsel

Ekonomi

Pemprov Jatim Dorong Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan

Headline

Lanal Bandung Bersama Satgas PPKM Kota Bandung Laksanakan Patroli Dalam Rangka Himbau Penggunaan Masker

Headline

Jajaran Polsek Baktiya Barat Bersihkan Mesjid Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke- 76