RajaBackLink.com

Home / Covid 19 / Nasional / sosial

Selasa, 2 November 2021 - 15:38 WIB

Puan: Jakarta PPKM Level 1, Prokes Juga Harus Tetap Nomor Satu

Bagas - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Aceh Timur DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi di Pulau Jawa dan Bali yang kini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kondisi yang membaik ini harus dibarengi dengan kedisiplinan protokol kesehatan (Prokes).

“Kita cukup gembira saat ini Ibu Kota Negara sudah berada di level terendah PPKM. Jakarta kini berada pada PPKM Level 1, prokes pun tetap harus nomor 1,” kata Puan di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengatakan, prokes harus betul-betul dijaga mengingat Jakarta sebelumnya menjadi salah satu daerah penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak. Oleh karena itu, kata Puan, jajaran pemerintah daerah harus konsisten mempertahankan performa penanganan pandemi Covid-19.

“Jangan sampai lengah meski kasus Covid-19 di Jakarta sudah melandai. Pemerintah daerah juga perlu mempercepat pemberian vaksin bagi warga Jakarta yang belum menerimanya. Ini penting agar tidak lagi terjadi lonjakan kasus Covid-19,” tuturnya.

Puan pun meminta partisipasi masyarakat untuk menjaga agar Jakarta aman dari Covid-19. Menurutnya, kesadaran dari warga Jakarta menjadi salah satu faktor keberhasilan penanganan pandemi Covid-19.

“Keberhasilan Jakarta menurunkan status level PPKM juga berkat kerja keras masyarakat. Dan ini harus tetap dipertahankan,” ungkap Puan.

“Walaupun sekarang mal, tempat makan dan sejumlah sektor lainnya sudah bisa beroperasi penuh, tetap harus selalu waspada terhadap penyebaran virus,” lanjut mantan Menko PMK tersebut.

Penurunan status PPKM menjadi level 1 di Jakarta juga berdampak terhadap peningkatan relaksasi pekerjaan, termasuk di sektor non esensial. Diharapkan penurunan level PPKM ini bisa memperbaiki perekonomian daerah.

“DKI Jakarta sebagai sentral perekonomian negara punya peran besar bagi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Relaksasi di berbagai sektor di Jakarta akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kita, yang berujung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelas Puan.

Cucu Proklamator RI Bung Karno itu pun yakin penurunan level PPKM di Jakarta akan semakin menormalisasi dunia pendidikan. Puan meminta kepada pemerintah daerah untuk menggencarkan vaksinasi bagi anak usia sekolah.

“Sehingga semakin banyak anak kita yang bisa mengikuti sekolah tatap muka, agar kualitas pendidikan mereka bisa diperbaiki karena pembelajaran jarak jauh yang sejak awal pandemi dijalani, cukup mempengaruhi psikologi dan cognitive learning mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Puan mengajak semua pihak untuk mewaspadai terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di akhir tahun. Seluruh masyarakat diminta mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan di luar rumah.

“Pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan instansi terkait harus mengantisipasi libur panjang akhir tahun sambil terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar mengikuti kebijakan serta taat prokes. Fasilitas dan sarana kesehatan juga harus siap untuk segala kemungkinan,” tutup Puan. (Ayahdidien Prawira)

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

76 Tahun Idonesia Merdeka Tapi  Rumah Tidak Layak Huni Masih Terlihat di Kabupaten Karawang

Headline

Himbauan PPKM Mikro, Koramil 08/ Duren Sawit Bersama Tiga Pilar Sambangi Sentra Ekonomi

Headline

Babinsa Koramil 02/Matraman Bersama Tiga Pilar Giat Ops Yustisi PPKM Berbasis Mikro*

Aceh

Sejumlah 95.833 Jiwa Masyarakat Aceh Timur Telah Divaksin

Headline

Babinsa Margahayu Bersama Tiga Pilar Monitoring PPKM Mikro Di Wilayah Binaan

Headline

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Kota Baru Bersama Bhabinkamtibmas Himbau Prokes Dan Bagikan Masker Kepada Warga

Ekonomi

Medco Tegaskan Komitmen Energi Keberlanjutan di Forum Energi Regional Oman

Nasional

Kurang Tepat Pernyataan BEM UI tentang Jokowi