Muara Enim, Sumatera Selatan – Gorong-gorong Jalan Kabupaten Desa Tanah Abang menuju Perapau Kecamatan Semendo Darat Laut Kabupaten Muara Enim Amblas. Kamis (30/04/2026).
Berdasarkan pantauan dilapangan, hampir setengah badan jalan tergerus air yang menjadi penyebab amblasnya Gorong-gorong tersebut.
Menurut Herman Umar, Kepala Desa Tanah Abang, kerusakan tersebut telah berjalan selama satu tahun lebih, terhitung sejak terjadinya peristiwa amblas.
Sebelumnya, Pemerintah Desa bersama masyarakat telah melakukan upaya penimbunan menggunakan material seadanya, serta mengusulkan perbaikan ke Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
“Usulan ini sudah berapa kali dimasukkan di Musrenbangdes dan Kecamatan,” kata Dia.
Selain itu, kata Herman, Pemdes Tanah Abang telah beberapa kali mengajukan proposal permohonan kepada Pemerintah Daerah, tetapi belum mendapat respon dari pihak dinas terkait.
Dia berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah yang tengah gencar mengoptimalkan program pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam menjalankan roda kegiatan ekonomi di daerah.
“Pembangunan infrastruktur yang baik akan mampu meningkatkan produktivitas perekonomian lokal,” ujarnya.
“Harapan kami. Perbaikan ini menjadi skala prioritas. Karena, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan,” harapnya.
Sementara itu, Nopri, Warga Desa Perapau menceritakan, bahwa kondisi jalan rusak tersebut tidak hanya menyulitkan. Tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.
Dia menyebutkan bahwa sejak amblas, tidak sedikit kendaraan yang terperosok kedalam lubang yang disebabkan karena amblas. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dia berharap persoalan ini dapat segera disikapi oleh dinas terkait.
“Jalan ini sudah lama rusak, kalau dibiarkan akan berbahaya,” ungkapnya.
“Kami berharap dengan kepemimpinan Bupati yang sekarang akan ada realisasi perbaikan dari pihak dinas terkait,” pungkasnya.









