RajaBackLink.com

Home / Berita Sumatera / Daerah / Ekonomi / Nusantara / Organisasi

Rabu, 22 Desember 2021 - 07:52 WIB

OJK Kepri ; Edukasi Masyarakat Menjadi Prioritas Tangkal Investasi Dan Pinjaman Online Ilegal

Saiful Amri - Penulis Berita

Sriwijayatoday.com | Batam, Kepri – Dalam kata sambutan Kegiatan Bincang Santai Penanganan Investasi Ilegal Dan Pinjaman Online Ilegal, Selasa (21/12/21) di Hotel Best Western Panbil Batam, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau, Rony Ukurta Barus menyatakan. Meskipun dimasa pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi minat masyarakat Kepri untuk tetap berinvestasi.

“Walau dimasa pandemi Covid-19, tingkat investasi dimasyarakat kita tetap tinggi”, buka Rony.

Rony menambahkan, terjaganya minat investasi ditengah-tengah masyarakat dikarenakan dua faktor pendukung.

“Pertama banyaknya waktu luang, dimanfaatkan masyarakat untuk menggali informasi investasi guna meningkatkan pendapatan dimasa pandemi.

Baca Juga :  Kurang Penerangan, Pusat Pemerintahan Aceh Timur Kerap Jadi Tempat Memadu Kasih

Kedua, perkembangan teknologi digital yang mengakibatkan akses terhadap informasi sangat mudah”, tambahnya.

Namun minat investasi ditengah masyarakat itu masih belum didukung dengan pemahaman keuangan yang memadai. Sehingga masih banyak masyarakat kita yang terjebak oleh iming-iming investa tanpa resiko.

Lebih lanjut Rony juga menyampaikan pentingnya edukasi terkait literasi keuangan atau tingkat pemahaman masyarakat akan dampak dan resiko keuangan agar masyarakat tidak terjerat Investasi Ilegal ataupun Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

“Maraknya aktivitas financial technology (fintech) saat ini, mendorong OJK melakukan tindakan preventif melalui edukasi masyarakat, guna mencegah investasi ilegal dan pinjol Ilegal.

Baca Juga :  Himbauan PPKM Mikro, Koramil 08/ Duren Sawit Bersama Tiga Pilar Sambangi Sentra Ekonomi

Dan tindakan represif, guna menindaklanjuti laporan masyarakat atas indikasi pelanggaran hukum oleh jasa fintech”, ujar Rony yang menyatakan jumlah perusahaan pinjol baik terdaftar maupun berizin, mengalami penurunan atas pengawasan dan tindakan yang dilakukan OJK.

Rony juga menghimbau masyarakat agar jangan malu untuk melaporkan jika terdapat indikasi bahwa perusahaan tempat peminjaman tersebut melakukan pelanggaran hukum.

‚ÄúTidak ada biaya yang akan muncul jika ada masyarakat melaporkan terkait kasus investasi ilegal dan pinjol Ilegal”, tegas Rony, senada dengan Kompol Suwitnyo Perwakilan Polda Kepri.

(Indri)

Berita ini 36 kali dibaca

Share :

Baca Juga

WN 88 Sub Unit 01 DKI Jakarta Lakukan Rapat Internal Pertanggung Jawaban Panita Deklarasi Dan Pembentukan Divisi Divisi

Nusantara

WN 88 Sub Unit 01 DKI Jakarta Lakukan Rapat Internal Pertanggung Jawaban Panita Deklarasi Dan Pembentukan Divisi Divisi
Dukung Tertib Berlalu Lintas, Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Buat Sim Kolektif

Nusantara

Dukung Tertib Berlalu Lintas, Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Buat Sim Kolektif
Hajatan Jakarta ke 495 di Kelurahan Pondok Kopi Jakarta Timur Tumplek Blek

Nusantara

Hajatan Jakarta ke 495 di Kelurahan Pondok Kopi Jakarta Timur Tumplek Blek
Terima Dubes Arab Saudi, Menkominfo Bahas Tindak Lanjut DCO dan Kerja Sama Ekonomi Digital

Ekonomi

Terima Dubes Arab Saudi, Menkominfo Bahas Tindak Lanjut DCO dan Kerja Sama Ekonomi Digital
Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Tinjau Pasukannya Terjun di Bone

Nusantara

Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Tinjau Pasukannya Terjun di Bone
Jaring Warga Yang Belum Tervaksin Covid-19, Babinsa Jati Makmur Lakukan Sosialisasi Dan Pemahaman Manfaat Vaksinasi

Nusantara

Jaring Warga Yang Belum Tervaksin Covid-19, Babinsa Jati Makmur Lakukan Sosialisasi Dan Pemahaman Manfaat Vaksinasi
Petugaas Gabungan Perketat Penjagaan di Titik Penyekatan Lenteng Agung

Nusantara

Petugaas Gabungan Perketat Penjagaan di Titik Penyekatan Lenteng Agung
Sejumlah Artis Vaksinasi di RSAD Udayana, Begini Kata Kakesdam

Nusantara

Sejumlah Artis Vaksinasi di RSAD Udayana, Begini Kata Kakesdam